Suara.com - Setelah menghentikan aktivitas pabrik terkait tindak preventif penularan Coronavirus Disease atau Covid-19, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) akan menjalankan kembali proses produksi sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19.
Setelah seluruh persiapan dipastikan sesuai dengan protokol kesehatan tadi, PT ADM akan mempertimbangkan untuk memulai kembali produksi, dengan catatan memenuhi permintaan pasar ekspor saja.
Erlan Krisnaring, Senior Executive Director PT ADM menegaskan, kegiatan produksi tetap akan dilakukan dengan jumlah karyawan dan jam kerja yang terbatas.
"Dalam kondisi pandemi Covid-19, kami akan memastikan seluruh proses produksi PT ADM sesuai dengan peraturan pemerintah, sehingga kesehatan dan keselamatan karyawan dapat tetap terjaga," ujar Erlan Krisnaring, dalam keterangan tertulisnya.
Sementara itu, bagi seluruh karyawan di Head Office, selama periode Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB akan tetap bekerja dari rumah (WFH), sesuai dengan Keputusan Gubernur Jakarta No. 412 tahun 2020.
Sebagai informasi, sebelumnya PT ADM telah menghentikan aktivitas pabrik sementara yang berlangsung selama sepekan, 10-17 April 2020.
Adapun putusan menutup produksi sementara dari PT ADM adalah kelanjutan dari imbauan tetap tinggal di rumah, serta memberlakukan satu shift pekerjaan pabrik dalam sehari.
Perusahaan menegaskan bahwa keputusan pihak mereka adalah demi mengutamakan kesehatan dan keselamatan karyawan serta stakeholders lainnya. Sesuai dengan kebijakan pemerintah, Daihatsu juga meminta kepada seluruh karyawan untuk tetap tinggal di rumah agar terhindar dari risiko terinfeksi Covid-19.
Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.
Baca Juga: Pengakuan Bagus Kahfi dan David Maulana saat Jalani Puasa 17 Jam di Inggris
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun
-
5 Mobil Warna Oranye Paling Kece, Cocok untuk Dukung Timnas Belanda di Piala Dunia 2026
-
QJMOTOR Ajak Konsumen Indonesia Intip Teknologi Global Langsung di Pabrik China
-
4 Mobil Harga ala Motor Aerox, Mesin Badak Cocok untuk Kendaraan Pertama: Simak Saran Pakar
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Risiko Memaksa Motor Matic Konsumsi Pertalite, 5 Motor Tangguh yang Irit untuk Harian
-
Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?