Aktivitas pengisian BBM di SPBU Pertamina. Sebagai ilustrasi mobil hemat BBM [Dokumentasi Pertamina]
Suara.com - Dalam memilih mobil tentu saja terdapat banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Salah satu paling penting ialah konsumsi bahan bakar. Bila irit, tentu saja membuat calon pembeli lega atau tidak cemas, karena si kendaraan tidak boros "minum" alias menenggak Bahan Bakar Minyak atau BBM.
Untuk memilih mobil yang irit BBM ternyata tidak sulit. Mengutip mobil88, ada beberapa hal yang bisa menjadi parameter apakah mobil boros minum atau tidak.
Berikut adalah acuan dalam mencari kendaraan roda empat yang irit pemakaian BBM:
Perhatikan Kapasitas Mesin
- Indikator paling mudah yang bisa dilihat untuk menentukan mobil irit atau doyan minum BBM adalah kapasitas mesinnya. Biasanya mobil bensin kapasitas kubikasi atau cc di bawah 2.000cc, dan mobil diesel dengan cc di bawah 2.500cc memiliki konsumsi BBM yang irit.
- Apalagi jika mobil sudah dilengkapi fitur terkini seperti teknologi katup variabel, turbocharger, dan seterusnya.
- Memang, tidak selalu mobil dengan kapasitas mesin di atas 2.500cc memiliki konsumsi BBM boros, namun perlu diketahui pula dengan kapasitas mesin besar, tenaga mobil yang dihasilkan juga semakin besar. Dengan tenaga mobil yang semakin besar, tentu konsumsi bahan bakar akan sedikit lebih banyak dibandingkan kondisi rata-rata kapasitas mesin di bawahnya.
Perhatikan Dimensi Mobil
- Tidak hanya kapasitas mesin saja yang menjadi tolok ukur konsumsi BBM, dimensi dan bobot mobilpun menjadi salah satu yang berpengaruh.
- Semakin berat bobot dan luasan dimensi mobilnya, semakin banyak besar tenaga mesin dibutuhkan untuk menggerakkannya.
- Jika mencari mobil yang irit BBM, carilah mobil berdimensi pas dan bobot ringan, karena daya mesin bekerja tentu lebih ringan dibandingkan mobil berkapasitas sama namun memiliki ukuran dan bobot lebih besar.
Perhatikan Penggerak dan Transmisi Mobil
- Hal lain yang sangat mempengaruhi konsumsi BBM mobil ialah penggerak dan transmisi mobil itu sendiri. Ada empat jenis penggerak yaitu FWD (Penggerak Roda Depan), RWD (Penggerak Roda Belakang), 4WD (Penggerak 4 Roda) dan AWD (Penggerak 4 Roda Permanen).
- Untuk masalah kehematan bahan bakar juaranya adalah FWD, karena bobot cenderung ringan serta power loss minim membuatnya irit bahan bakar.
- Sedangkan paling tidak hemat bahan bakar ialah mobil dengan penggerak AWD, 4 roda digerakkan mesin secara permanen dan bobot cenderung lebih berat membuat daya mesin harus extra dalam menjalankan mobil, ini tentu saja akan berpengaruh terhadap konsumsi BBM lebih boros.
- Tidak hanya penggerak saja, transmisi mobil juga memegang peranan penting. Mobil dengan transmisi manual cenderung lebih irit dibandingkan transmisi otomatis atau matik. Hal ini dikarenakan putaran mesin atau rpm cenderung lebih rendah dibandingkan mobil bertransmisi matik dan bobot penggerak lebih ringan.
Komentar
Berita Terkait
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah
-
ESDM Pastikan Pasokan FAME Aman, Produksi Biodiesel B50 Ditargetkan Tembus 18 Juta Ton
-
B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan
-
BBM B50 Resmi Mengaspal, Target Stop Impor Solar Makin Dekat
-
Garansi Harga BBM Rakyat Kecil Tak Naik, Prabowo Sentil Pengusaha Pakai Lamborghini
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
-
Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium
-
Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros
-
Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat
-
Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta