Suara.com - Kartu tol elektronik expired atau kadaluarsa sedang ramai menjadi perbincangan di sosial media setelah seorang pengguna Instagram menunjukkan kartunya tak berfungsi saat akan keluar, setelah tertidur selama enam jam di rest area.
Jasa Marga, lewat Instagram pada pekan ini menjelaskan, kartu tol expired memang bisa terjadi jika kendaraan terlalu lama berada di dalam tol. Mekanisme ini diterapkan sebagai bentuk "pengendalian transaksi yang dilakukan agar tercipta kualitas aktivitas pengelolaan pendapatan tol zero loss dan aman."
Lebih lanjut Jasa Marga membeberkan bahwa implementasi waktu kedaluwarsa sudah memperhitungkan waktu perjalanan dan waktu istirahat pengguna jalan tol.
Biasanya durasi kedaluwarsa atau expired kartu tol diberlakukan Jasa Marga sebanyak dua kali waktu tempuh normal sebuah ruas tol. Dalam beberapa kasus, durasi kedaluwarsa bisa sepanjang 1,5 kali waktu tempuh normal.
Sementara untuk tol dengan sistem terintegrasi tertutup, seperti Trans Sumatra dan Lintas Jawa, batas kedaluwarsa kartu tol bergantung juga pada kecepatan rata-rata kendaraan dan panjang ruas jalan tol.
Sebelumnya beredar di media sosial seorang pengguna jalan tol yang tak bisa keluar karena kartu tol yang digunakannya dinyatakan sudah kedaluwarsa atau expired saat di-tap ke gardu tol otomatis.
"Gara-gara ketiduran di rest area karena capek perjalanan antarpropinsi. E-toll kadaluarsa," demikian penjelasan dalam video tersebut.
Adapun kartu tol yang digunakan diketahui masih memiliki saldo yang cukup, yakni Rp 71.000. Sementara keterangan di gardu tol otomatis, berbunyi kartu yang digunakan sudah expired selama lebih dari 6 jam.
Baca Juga: Jasa Marga Implementasikan Pembayaran Tol Nirsentuh mulai September 2022
Berita Terkait
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal
-
Lalu Lintas Arus Balik di Tol Jakarta-Cikampek Mulai Normal, Contraflow Dihentikan
-
Periode Akhir Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif
-
Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Akselerasi Pemulihan Bencana Aceh Toyota Kerahkan Tiga Unit Kijang Innova Jadi Armada Medis
-
Harga Beda Tipis, Mending Honda Brio RS atau Toyota Raize? Begini Kata Pakar
-
Terpopuler: Cruise Yamaha, Motor Hidrogen, Garasi Wamen Imipas Silmy Karim
-
Konsumen Indonesia Mulai Lirik Varian PHEV Pesanan Wuling Eksion Tunjukkan Tren Positif
-
Ironi Garasi Rp8,4 Miliar Silmy Karim: Bertabur Mobil 'Hobi' Klasik di Tengah Pusaran Korupsi
-
Canggihnya Cruise Control Yamaha, Bisa Ngedownshift Otomatis
-
Begini Perbedaan 'Mahzab' Kawasaki dan Toyota Meracik Motor Hidrogen
-
Auto2000 Masih Pede Jualan Veloz Hybrid Meski Ditantang BYD M6 PHEV dari Sisi Harga dan Teknologi
-
Dibongkar Kejagung, Terkuak Fakta Motor Listrik BGN Pesanan Dadan Hindayana
-
Proyek Pabrik BYD Subang Kebakaran, Diduga Akibat Puntung Rokok