Suara.com - Beberapa analis memperkirakan konflik bersenjata Rusia-Ukraina akan memiliki efek negatif terhadap rantai pasokan industri otomotif. Sejumlah produsen mobil sudah menyatakan sikap untuk menghentikan bisnis mereka di Rusia.
Terbaru, Volkswagen baru saja mengkonfirmasi bahwa mereka akan menarik beberapa model plug-in hybrid karena untuk sementara akan berhenti memproduksinya.
Menurut Automotive News, Volkswagen mengumumkan bahwa mereka tidak lagi menerima pesanan untuk model VW Golf, VW Passat, Arteon, Tiguan, dan VW Touareg versi plug-in hybrid.
Bahkan dikatakan bahwa ada kemungkinan besar beberapa konsumen yang telah memesan salah satu kendaraan ini tidak akan mendapatkan unit sampai akhir 2022.
Meskipun Rusia dan Ukraina bukan pasar utama bagi pembuat mobil dari Jerman ini, namun kedua negara itu adalah sumber bagi banyak bahan mentah untuk industri otomotif. Juga memproduksi beberapa komponen yang diperlukan Volkswagen.
Sementara itu, Audi juga akan berhenti menerima pesanan untuk beberapa model plug-in hybrid setelah 10 Maret. Adapun produk yang berhenti dibuat meliputi versi PHEV dari Audi A4, Audi A5, Audi A6, sampai Audi A7.
Sebelumnya, Volkswagen telah mengumumkan untuk menghentikan semua produksi dan penjualan di Rusia. Bahkan perusahaan menghentikan banyak pabrik utamanya di Jerman dan lokasi Eropa.
Pabrikan mobil asal Jerman lainnya, seperti BMW dan Mercedes-Benz juga menerapkan langkah serupa, setelah sebelumnya mengumumkan bahwa mereka akan meninggalkan pasar Rusia, tidak lama setelah terjadi operasi militer.
Baca Juga: VW Combi Legendaris Datang Lagi Lewat Volkswagen ID.Buzz Tenaga Listrik
Berita Terkait
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
6 Sepeda Hybrid Murah untuk Harian, Solusi Kendaraan Tanpa Bensin dan Tak Bergantung Listrik
-
Harga Beda Jauh, Apakah Toyota Vios Hybrid Lebih Worth It Dibanding Versi Biasa?
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi