- SUV bekas Rp 80 jutaan menawarkan ground clearance tinggi dan lebih cocok untuk kondisi jalan Indonesia.
- Pilihan SUV mencakup model bertenaga hingga nyaman, dari Terios, CR-V Gen 1, X-Trail T30, hingga Escudo.
- Alternatif ekonomis ini memberi performa baik, perawatan mudah, dan nilai lebih dibanding membeli SUV baru yang mahal.
2. Honda CR-V Generasi 1
Honda CR-V generasi pertama memiliki Ground Clearance 198 mm. Meski desain tak sebaik Terios, namun CR-V Generasi 1 menawarkan performa bertenaga.
SUV murah ini mampu menyemburkan tenaga sekitar 146 HP. Tenaga tersebut lebih dari cukup untuk cruising di jalan tol maupun menanjak di pegunungan.
Kenyamanan suspensi Double Wishbone di keempat rodanya adalah juara di kelasnya pada zamannya, bahkan jika dibandingkan dengan beberapa mobil baru sekalipun.
Bantingan suspensi CRV juga empuk, minim limbung, dan sangat stabil.
3. Nissan X-Trail (Kode T30)
Jika Honda CR-V adalah tentang handling, maka Nissan X-Trail T30 adalah definisi dari kenyamanan kabin dan fitur yang memanjakan.
Di era 2000-an, ini adalah musuh bebuyutan CR-V dan seringkali memenangkan hati konsumen karena bentuknya yang boxy dan maskulin.
Tersedia dalam dua pilihan mesin: 2.0L (QR20DE) dan 2.5L (QR25DE). Untuk anggaran dan efisiensi, varian 2.0L sudah cukup, namun varian 2.5L menawarkan tenaga buas (180 HP) yang sangat nikmat untuk overtaking di jalur luar kota.
Baca Juga: Kenaikan Harga Veloz Hybrid Hanya Tinggal Menunggu Waktu
Dasbor dengan instrumen di tengah (center instrument cluster) memberikan visibilitas depan yang sangat lapang bagi pengemudi.
Selain itu, X-Trail T30 terkenal dengan cup holder yang terhubung dengan saluran AC, sehingga bisa menjaga minuman kaleng kalian tetap dingin selama perjalanan.
4. Suzuki Grand Escudo 2.0
Suzuki Escudo memiliki tempat khusus di hati masyarakat Indonesia. Varian Grand Escudo (Gen 2) menghadirkan desain yang lebih membulat namun tetap mempertahankan aura off-roader.
Ini adalah pilihan bagi kalian yang mengutamakan durabilitas di atas kemewahan.
Suzuki dikenal dengan mesin yang bandel dan tidak rewel.
Struktur sasisnya semi-monokok (ladder frame yang terintegrasi body) membuatnya cukup tangguh untuk melibas jalan berbatu (makadam) tanpa takut bodi melintir, namun tetap cukup nyaman di aspal.
5. Daihatsu Taruna
Daihatsu Taruna (khususnya tipe FL, FX, FGX, atau OXXY) menawarkan kelebihan yang disukai orang Indonesia: 7-Seater (dengan kursi baris ketiga hadap samping atau depan modifikasi).
Ini adalah cikal bakal dari Daihatsu Terios. Daihatsu Taruna diketahui menggunakan mesin 1.5L atau 1.6L injeksi (EFI).
Mesin ini terkenal bandel dan irit. Meskipun tenaganya tidak sebesar 4 mobil di atas, namun Taruna menang di efisiensi dan kemudahan perawatan.
Taruna menggunakan sasis tangga (ladder frame) dan penggerak roda belakang (RWD). Kombinasi ini membuatnya sangat jago menanjak di tanjakan curam dan berbatu, di mana SUV penggerak depan (FWD) mungkin akan kesulitan traksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan