Suara ponorogo – Aksi unjuk rasa mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) didampingi warga terdampak sampah TPA menuntut Pemerintah Kabupaten Ponorogo menepati janji membenahi Tempat pembuangan akhir (TPA) di Kelurahan Mrican, mendapat perhatian dari Pengamat Sosial di Ponorogo, Murdianto.
Ia menjelaskan, persoalan sampah memang membutuhkan Kerjasama banyak pihak untuk bisa menciptakan formula yang tepat untuk mengatasinya. Terlebih persoalan ini akan menjadi komplek di masa depan jika tidak segera diselesaikan
Dosen Institute Agama Islam Sunan Giri Ponorogo tersebut menekankan sepanjang tidak ada kebijakan yang berkelanjutan terkait pengelolan sampah, sebanyak apapun pimpinan daerah berganti, masalah sampah tidak akan dapat teratasi dengan baik.
“Pimpinan daerah bisa berganti-ganti, tapi komitmen mengatasi problema lingkungan terutama pengelolaan sampah, nampaknya tidak bisa di tawar lagi” ungkapnya.
Murdiyanto menambahkan persoalan penanganan sampah khususnya di Kabupaten Ponorogo memang membutuhkan terobosan yang pasti agar tidak menjadi persoalan baru bagi warga terdampak.
Ia mencontohkan ada daerah yang berhasil mengelola sampaj dengan baik, seperti di salah satu Kelurahan di Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
Oleh sebab itu, sudah sewajarnya Pemkab bisa mengikuti langkah nyata daerah tersebut agar bisa mengelola sampah dengan baik.
“Sebagai contoh kelurahan Panggungharjo di Bantul, dimana lebih 25 ribu warganya dapat keluar mengatasi persoalan sampah dengan tata kelola yang partisipatif dan manajemen pengolahan yang tertata” tambahnya
Sementara itu, Gulang Winarno, Kepala Dinas Lingkuhan hidup, Kabupaten Ponorogo mengaku, penanganana TPA Mrican sebenarnya sudah berproses hingga hari ini, bahkan sudah bisa dilihat di Ekatalog prosesnya.
Baca Juga: Mahasiswa UI Pamer Video Bimbingan dengan Ibu Dosen, Dikira Mahasiswi Ternyata Artis Ternama
“semuanya sudah berproses, bahkan ULPnya bisa di cek di e-katalog, artinya proses penanganan TPA Mrican tidak mandek” ungkapnya
Gulang menekankan, untuk pembangunan talud di TPA Mrican, pihaknya memastikan sudah terealisasi pada akhir bulan Mei 2023
“pokoknya selesai 25 sampai akhir bulan Mei pengerjaan talud di sekitar TPA Mrican” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Pecahkan Rekor Legendaris, Bruno Fernandes Resmi Jadi Raja Assist Baru Premier League
-
HP Frans Putros Hilang Saat Konvoi, Skuad Persib Bandung Kompak Minta Bantuan Bobotoh
-
Erling Haaland Raih Sepatu Emas Liga Inggris 2025/26, Hat-trick Gelar Top Skor
-
Arsenal Tutup Musim dengan Kemenangan atas Crystal Palace, Modal Positif Jelang Final Liga Champions
-
Haru dan Bahagia Warnai Kepulangan 9 WNI yang diculik Israel
-
Gagal Menang di Laga Pamungkas, AC Milan dan Juventus Dipastikan Absen di Liga Champions
-
Manchester United Tutup Musim dengan Hajar Brighton 3-0, Bruno Fernandes Pecahkan Rekor Assist
-
Como Cetak Sejarah Lolos Liga Champions, Kubur Asa Emil Audero dan Cremonese Bertahan di Serie A
-
Bursa Transfer Manchester United: Setan Merah Incar Neco Williams, Daya Dobrak Lini Belakang
-
Bandung Membiru, Persib Rayakan Pancatakhta dan Hattrick Juara Bersama Bobotoh