SUARA PONOROGO - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu mengeluarkan sinyal kuat yang menandakan dukungan terhadap duet Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) pada Pemilihan Presiden 2024.
Syaikhu menilai AHY sebagai sosok yang telah mengumpulkan beragam pengalaman, memberikan optimisme terhadap potensi kesuksesan mereka di panggung Pilpres mendatang.
AHY, yang telah menjalani karier dalam dunia militer selama belasan tahun dan kemudian merambah ke dunia politik sebagai calon gubernur DKI Jakarta pada tahun 2017, saat ini juga menjabat sebagai ketua umum Partai Demokrat.
"AHY seperti yang saya katakan, sosok yang sudah tertempa dengan berbagai pengalaman dan ini membuat dia semakin matang, sehingga insyaallah kita juga optimis dengan perjalanan hidup beliau," ujar Syaikhu dalam pernyataan usai acara peluncuran buku "Tetralogi Transformasi AHY" di Djakarta Theater, Jakarta, pada Kamis malam.
Meski demikian, PKS memberikan mandat kepada Anies Baswedan untuk menentukan cawapres pendampingnya dalam Pilpres 2024. Dua partai politik lainnya yang juga mendukung Anies, yaitu NasDem dan Demokrat, turut menyerahkan keputusan akhir mengenai cawapres kepada Anies.
Ahli-ahli politik dari tiga partai pendukung pencapresan Anies ini memberikan masukan-masukan sebagai bagian dari proses penentuan cawapres. Ahmad Syaikhu menyampaikan bahwa saat ini belum dapat dipastikan kapan keputusan cawapres akan diumumkan oleh Anies.
"Pak Anies akan memberikan pernyataan kapan akan diputuskan [cawapres pendampingnya di Pilpres 2024]. Kami hanya memberikan pertimbangan-pertimbangan," katanya.
Syaikhu dengan penuh keyakinan menyatakan bahwa Anies akan memilih cawapres yang paling tepat guna memenangkan Pilpres 2024.
"Kami juga melihat Pak Anies menjadi pribadi yang matanglah. Kapan kami mengumumkan, siapa orangnya, saya kira kami percayakanlah sepenuhnya dengan Pak Anies," tambahnya.
Baca Juga: Gegara Rocky Gerung, Polisi Panen Laporan
Dalam mengacu pada jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, tahap pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden direncanakan akan dimulai pada 19 Oktober hingga 25 November 2023.
Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden akan diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi minimal 20 persen dari jumlah kursi DPR atau meraih 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Dengan jumlah kursi parlemen yang saat ini berjumlah 575, pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus mendapat dukungan minimal 115 kursi di DPR RI.
Selain itu, pasangan calon tersebut harus mendapat dukungan dari partai politik atau gabungan partai politik peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara (Sumber : Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK