PURWASUKA - Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mengatakan, tahun ini Pemkab Karawang menargetkan penurunan angka stunting. Agar terealisasi, pihaknya pun terus menggencarkan program penurunan stunting tahun ini.
Dia mengatakan, pada tahun 2022 angka stunting di Karawang berhasil turun dari 20,6 persen menjadi 14 persen. Selanjutnya untuk tahun 2023, program penurunan kasus stunting akan lebih digencarkan sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Barat dan Bupati Karawang.
"Sesuai instruksi gubernur dan bupati, minimal angka stunting di Karawang turun satu digit di tahun 2023 ini. Tapi targetnya turun 9-8 persen atau lebih rendah," katanya ucapnya pada Rabu, 15 Februari 2023.
Dia menyampaikan, untuk mencapai tujuan itu, Pemkab telah menyiapkan beberapa strategi. Di antaranya ialah dengan meminta Dinas Kesehatan setempat untuk menyiapkan data base stunting berupa dash board.
Melalui data yang riil dan terintegrasi antara Dinas Kesehatan dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Karawang, diharapkan program intervensi penurunan stunting menjadi lebih baik dan tepat sasaran.
"Untuk program Bapak Asuh Anak Stunting, Karawang sudah berjalan. Program ini akan kembali bergulir di tahun ini," katanya melansir dari Antara.
Kepala DPPKB Karawang, Sofiah mengatakan, keberhasilan penurunan stunting di Karawang di antaranya karena ada peran tim pendamping keluarga yang jumlahnya 5.637 orang.
Menurut dia, tim pendamping keluarga bertugas melakukan monitoring, pendampingan, dan edukasi kepada anak stunting di Karawang. Hasilnya, berdasarkan data EPPGM dan SSGI tahun 2022 jumlah anak stunting di Karawang mengalami penurunan yang signifikan.
"Tahun 2023 ini sasarannya turun, hal ini karena angka stunting di Karawang juga mengalami penurunan," kata dia.
Baca Juga: Program BAAS Ampuh Tekan Angka Stunting di Karawang, Wabup Aep Bilang Begini
Sementara itu, pada Selasa, 14 Februari 2023, Pemkab Karawang menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Penghargaan ini diberikan atas keseriusan Pemkab Karawang dalam program penurunan stunting.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan diterima oleh Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh SE yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Karawang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Redam Bisingnya Bawah Jembatan Alun-alun Kota Bandung, Film "Dan Bandung" Rilis Clip Nuansa Syahdu
-
Review Drama Gannibal, Sisi Gelap Desa Kuge yang Menelan Banyak Korban Jiwa
-
Kisah Pedagang Ban di Matraman: Rugi Usai Lapak Dibakar Massa Bentrok
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Usai Perry Warjiyo Mundur, Saham Perbankan dan Properti Harus Diwaspadai Investor
-
Tak Hanya Genjot Bisnis, Emiten LINK Perkuat Strategi ESG
-
Dugaan Asusila Guru SD di Patimpeng Bone Disorot, SEMMI: Tolak Damai !
-
Kasat Narkoba Tangsel Terseret Kasus Narkoba, Dua Polisi Diproses Pidana
-
Sayembara Cocok untuk Buronan Kakap, Jangan Berlakukan Bagi Begal dan Copet
-
Prabowo Minta Kampus Kuasai Teknologi Perkapalan