/
Senin, 01 Agustus 2022 | 21:17 WIB
Kepala Dinkes Kota Semarang M Abdul Hakam (Suara.com/Dafi Yusuf)

SUARA SEMARANG - Dinas Kesehatan Dinkes Kota Semarang menjelaskan kondisi 10 atlet cabor renang Asean Paragames yang positif Covid 19.

Kondisi saat ini 10 atlet cabor renang Asean Paragames tengah dilakukan karantina terpisah oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Para atlet cabor renang Asean Paragames yang positif Covid 19 dilakukan karantina di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kota Semarang. 

"Kalau positif tidak bisa bertanding karena melanggar peraturan, sampai menunggu 5 hari dia , negatif setelah itu dia bisa melakukan kegiatan lagi," kata M Abdul Hakam, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Senin (1/8/2022).

Dia menyampaikan setelah para atlit melakukan karantina baru bisa kembali berlaga di Para Games (APG) XI 2022.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Semarang mendapati 10 atlet cabor renang Asean Paragames terkonfirmasi positif Covid 19.

Mereka yang terpapar Covid 19 setelah para atlet dilakukan tes rutin swab antigen sebagai syarat akan bertanding di Asean Paragames.

Dari hasil swab yang dilakukan, menemukan beberapa atlit yang terpapar Covid 19. 

"Saat dilakukan swab antigen ada yang positif," kata M Abdul Hakam.

Baca Juga: Ragu Beras Bansos Dikubur JNE Karena Rusak, DPR Minta Kemensos Klarifikasi

Pihaknya menyampaikan 10 atlet cabor renang Asean Paragames yang terpapar Covid 19 dari hasil tes antigen ada dari berbagai negara peserta.

Meski demikian, Hakam tidak merinci atlet cabor renang berasal dari negara mana saja.

"Kalau di Semarang renang, ada dibeberapa negara, ini kan asean," katanya.

Pada 10 atlet cabor renang yang terpapar Covid 19, Hakam menyatakan positif namun tidak mengalami gejala.

"Ada kurang lebih 10 an, tapi mereka tanpa gejala," katanya.

Dinkes Kota Semarang menerjunkan 2 tim kesehatan untuk memantau kesehatan para atlit.

Load More