SUARA SEMARANG – Pemerintah kota Semarang menggandeng PT.Wicaksana Indonesia untuk membangun taman siranda dengan anggaran hingga Rp.2 miliar.
Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, pembangunan taman siranda diharapkan bisa menambah ruang terbuka hijau di kota Semarang.
“Nantinya ditaman siranda akan ditanami tanaman yang sesuai dengan iklim di kota Semarang,” ungkap Hevearita Gunaryanti Rahayu yang akrab disapa mbak Ita, disela-sela ground breaking pengembangan fasilitas public taman siranda baru – baru ini.
Taman siranda akan dilengkapi lorong dengan fasilitas tempat duduk dan pencahayaan yang memadai.
Pembangunan diatas lahan seluas 500 m2 ini sepenuhnya menggunaan dana dari corporate social responsibility.
“untuk kesekian kali pemkot dapat CSR untuk pembangunan taman. Sebelumnya sudah ada taman Indonesia kaya, titik nol dan taman didepan wonderia yang tiga bulan lagi mungkin selesai,” ungkapnya
Sementara itu Direktur PT.Wicaksana Indonesia, Agus Sumartono mengharapkan semakin banyak taman dan ruang terbuka hijau untuk ativitas masyarakat kota semarang.
Selain itu ia berharap tidak ada lagi taman kota yang rusak di wilayah ini.
“Kita berharap taman siranda bisa dinikmati warga kota Semarang dan pengendara yang melintas,” ujarnya
Baca Juga: Jokowi Tinjau Panen Raya Padi Bareng Prabowo hingga Ganjar di Kebumen
Berita Terkait
-
Cerita Pengalaman Walikota Semarang, Mbak Ita Dorong Kotalama sebagai Cagar Budaya Nasional
-
Sekjen PDIP Hasto Ungkap Kedekatan Megawati dengan Hevearita Gunaryanti Rahayu, Alasan Hadir Pelantikan Walikota Semarang
-
Besok Mbak Ita atau Hevearita Gunaryanti Rahayu Resmi Dilantik Jadi Walikota Semarang, Hadir Megawati Soekarnoputri
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
10 Ribu Peserta Serbu Makassar, Pemprov Sulsel: Perputaran Uang Capai Rp100 Miliar
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Pesona 'Noni Belanda' Kaltim Curi Perhatian di HUT Dekranas
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel
-
Gegara Limbah, 3 Pabrik Tahu di Palembang Disegel, Belasan Usaha Lain Jadi Sorotan