SUARA SEMARANG - PSIS Semarang dijatuhi denda sebesar Rp75 juta akibat kerusuhan yang terjadi antara Snex dan pendukung PSS Sleman di Stadion Jatidiri pada Minggu (2/4/2023) lalu.
Dikutip dari instagram resmi PSIS Semarang, Ketua Umum Snex, Nur Yahya menyampaikan permintaan maaf akibat kejadian dan denda tersebut.
Dia mengatakan akan bertanggung jawab untuk ikut membayar denda yang dijatuhkan ke PSIS Semarang dengan cara menggelar iuran anggota Snex.
Selain itu, Snex akan membuka donasi sebagai bentuk pertanggung jawaban kepada PSIS Semarang.
"Kami dari Snex yang pertama menyampaiakan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat di Kota Semarang atas apa yang terjadi dan hukuman yang ada. Kami juga akan evaluasi diri untuk bisa menjadi suporter yang lebih baik ke depannya. Kemudian terkait hukuman denda Rp75 juta, kami akan menggelar iuran anggota Snex dan open donasi sebagai bentuk tanggung jawab," ujar Nur Yahya.
Sementara itu, CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi menyampaikan bahwa pihaknya sudah pasrah menerima keputusan denda.
Yoyok Sukawi berharap kerusuhan antar kelompok suporter yang pecah di stadion Jatidiri tersebut bisa menjadi pembelajaran semua pihak.
"Pertama, kami menerima segala keputusan yang terjadi. Kami berharap hukuman itu menjadi pembelajaran bagi kita semua ke depannya lebih tertib dan bisa menjaga kondusifitas pada saat berangkat ke stadion, pertandingan berlangsung hingga pulang ke rumah," ujar Yoyok Sukawi di Semarang, Minggu (16/4/2023).
Pihak manajemen PSIS Semarang juga telah melakukan komunikasi dengan Snex terkait hal ini.
Baca Juga: Vacuum Cleaner MWDX6 dan MWD-X8 Resmi Meluncur
"Kami juga telah melakukan komunikasi dengan Snex yang pada kejadian kemarin terlibat. Snex juga mengatakan akan bertanggung jawab terhadap keputusan hukuman," tambahnya.
Di musim depan, Yoyok Sukawi akan melakukan langkah-langkah pencegahan lainnya agar tidak terjadi lagi hal serupa di kandang PSIS Semarang.
Akan digelar pelatihan steward dari unsur suporter agar bisa membantu menjaga kondusifitas pertandingan.
"Ke depan kami juga telah siapkan langkah-langkah preventif seperti untuk menyambut kompetisi musim depan, kami akan adakan pelatihan steward dari unsur suporter supaya saat pertandingan berlangsung bisa menjalankan tugasnya," tutup Yoyok Sukawi.
Berita Terkait
-
Erick Thohir akan Undang Keluarga Pemain Timnas Indonesia U-22 saat Lebaran Nanti
-
KOMDIS Tokoh PSIS Semarang Disanksi Setahun, Klub dan Danur Rispriyanto Kena Denda Rp 95 Juta
-
PSIS Semarang Didenda Rp 75 Juta Buntut Ricuh Suporter
-
Perpindahan Federasi Rampung, Shayne Pattynama Siap Debut di Timnas Indonesia
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan