/
Jum'at, 06 Januari 2023 | 17:19 WIB
Ganjar Milenial Center (GMC) Banten menginisiasi hadirnya program Rumah Gizi dan Stunting. (ist.)

Banten telah ditetapkan sebagai salah satu provinsi prioritas penanganan stunting di Indonesia. Tingginya angka stunting di provinsi Banten masuk dalam 5 besar kasus terbanyak secara nasional.


Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Anak Indonesia (SSGBI) Tahun 2021 menunjukkan bahwa di Provinsi Banten memiliki 294.862 anak kecil terlantar. Angka ini menjadikan Banten provinsi terbesar kelima dengan anak usia dini terbelakang setelah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sumatera Utara.


Dalam menyikapi hal tersebut, sejumlah anak muda, milenial dan mahasiswa yang tergabung dalam Ganjar Millenial Center (GMC) Banten menginisiasi adanya program Rumah Gizi dan Stunting. Salah satunya hadir di Desa Pasir Kembang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten.


Koordinator Regional GMC Banten, Cucu Komarudin menjelaskan bahwa ini merupakan implementasi yang keempat dari Rumah Gizi dan Stunting. Bekerja sama dengan Posyandu setempat, relawan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis untuk anak-anak di bawah usia lima tahun (balita).

"Dalam kerangka konsep yang telah kami rancang, kegiatan ini akan terus bertahap hingga satu tahun ke depan. Agar kegiatan ini dapat merata karena wilayah Banten itu angka stuntingnya tinggi. Sehingga kami berharap kegiatan ini dapat menekan tingginya angka stunting di wilayah Banten,” ujar Cucu.

Ganjar Milenial Center Banten, membuat program Rumah Gizi dan Stunting untuk perbaikan gizi dan pencegahan stunting pada anak sejak dini. (sumber: ist.)

Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, anak-anak balita juga diberikan vitamin, susu, biskuit dan pangan lain yang bermanfaat untuk gizi mereka.


Selain itu, relawan juga melakukan edukasi kepada orang tua dari balita tentang pentingnya mencegah stunting sejak dini.


Cucu juga menjelaskan bahwa relawan GMC telah melakukan survei beberapa bulan sebelum meluncurkan program Rumah Gizi dan Stunting.

Survei digunakan untuk memutuskan di area mana program ini harus dilaksanakan.

Baca Juga: Pasca Bebas, Nikita Mirzani Siap Balas Dendam Penjarakan Kiki The Potters dan Dito Mahendra

"Jadi kegiatan ini, selain melakukan analisa dan survei di lapangan, kegiatan ini juga terinspirasi setelah melihat kinerja Ayah Ganjar sebagai gubernur saat memberantas stunting di Jawa Tengah,” jelasnya.


Selain itu, Cucu mengatakan jika pihaknya telah mendirikan posko pusat stunting (stunting center) untuk warga Banten yang berlokasi di kawasan Babakan, kecamatan Maja, Lebak.


"Jadi di posko stunting itu kami membuka akses 24 jam untuk balita yang ingin pemeriksaan kesehatan gratis. Kita juga berikan vitamin gratis, biskuit, susu, dan lain sebagainya untuk menunjang pertumbuhan, gizi, dan lain-lain," kata Cucu.


“Kegiatan berikutnya nanti kita akan masuk ke tahap lima. enam, dan seterusnya hingga tahap 20. Tapi nanti uga ada peringatan yang diberikan. Sebagai contoh pada tahap ini kita berikan vitamin, biskuit dan susu. Nanti tahap berikutnya kita berikan minyak ikan,” tambahnya.

Load More