Serang.suara.com - Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Siti Aminah menyatakan 69 cabang restoran Baso A Fung hingga saat ini belum mengajukan sertifikasi halal. Sertifikat halal yang terdaftar dalam laman resmi BPJPH saat ini hanya berlaku untuk pabrik yang memproduksinya. Sertifikat halal untuk pabrik bakso tersebut sudah dikeluarkan pada 6 Agustus 2021 dan diaudit oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Banten.
Direktur Utama LPPOM Majelis Ulama Indonesia Muti Arintawati membenarkan hal tersebut.
"Sejauh penelusuran kami, resto atau outlet Baso A Fung belum tercatat memiliki sertifikat halal yang diurus melalui LPPOM MUI. Adapun yang sudah tersertifikasi halal adalah pabrik yang memproduksi baksonya saja," ucapnya.
Padahal, menurut Siti Aminah, proses sertifikasi halal sebuah restoran harus meliputi pemeriksaan produk, menu, bahan baku, bahan penolong, bahan tambahan, dan semua cabang restorannya.
"Bila semua sudah diajukan sesuai dengan ketentuan sertifikasi halalnya, wajib mencantumkan label halal. Untuk resto dicantumkan di etalase atau kaca restorannya," tutur Siti Aminah.
Siti Aminah menuturkan BPJPH akan menyurati Baso A Fung agar segera melakukan pendaftaran sertifikasi halal.
"BPJPH akan menyurati Baso A Fung agar segera melakukan pendaftaran halal untuk menu dan resto-resto beserta cabang-cabangnya yang ada 69 cabang. Bila tidak, Baso A Fung tidak diperkenankan mencantumkan label halal di restonya," ucapnya Siti Aminah.
Sebelumnya, restoran Baso A Fung viral setelah salah satu selebgram mencelupkan kerupuk babi ke dalam mangkuk saat sedang makan Baso A Fung. Setelah mendapat kritikan dari netizen di dunia maya, pihak Baso A Fung memutuskan memusnahkan seluruh alat makan di cabang restoran itu.
Baca Juga: Pergoki Transfer Selingkuhan Rp72 Juta, Tante Ernie Gugat Cerai Suami!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah
-
Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang
-
Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional
-
Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah