Suara.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) Yenny Wahid opmistis atlet panjat tebing Merah Putih bisa berjaya dalam Olimpiade 2024 di Paris mengingat nomor speed yang menjadi andalan akan dilombakan secara terpisah.
Sesuai dengan keputusan Komite Olimpiade Internasional (IOC), cabang olahraga panjat tebing Olimpiade Paris akan ada empat nomor yang dilombakan yakni speed putra dan putri serta combined lead-boulder putra dan putri. Jumlah atlet yang ditargetkan pun 72 orang yang terdiri dari 36 putra dan 36 putri.
Dalam keterangan resminya seperti yang dimuat Antara, Yenny mengatakan hal ini berbeda dengan Olimpiade Tokyo 2020 yang menggabungkan tiga disiplin speed, bouldering, dan lead sehingga hanya dua medali emas yang diperebutkan.
Indonesia pun akan memanfaatkan Olimpiade Paris untuk mencetak prestasi tertinggi olahraga. Yenny mengungkapkan untuk nomor speed, atlet Indonesia memang terkenal di mata dunia.
"Indonesia diakui, dihormati, dan dianggap sebagai lawan yang berat di mata dunia untuk kategori speed," kata Yenny dalam keterangan resmi, Rabu.
Selain berhasil menjuarai kompetisi tingkat dunia, atlet Indonesia juga membuktikan kualitasnya dengan beberapa kali mencetak rekor dunia untuk nomor speed world record.
Sebut saja kiprah dua atlet muda Indonesia Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin yang mencetak rekor dunia dalam IFSC Climbing World Cup 2021 di Salt Lake City, Amerika Serikat.
Veddriq yang melawan rekan senegara Kiromal mencatatkan waktu 5,208 detik sehingga memecahkan rekor Kiromal Katibin pada babak kualifikasi dengan 5,258 detik.
Yenny optimistis peluang Indonesia sangat besar meraih medali Olimpiade Paris Untuk itu harus didukung persiapan yang matang.
Baca Juga: Sering Juara, Ini Alasan Atlet Panjat Tebing Indonesia Absen di Olimpiade Tokyo
FPTI sendiri sudah menyusun langkah strategis yakni melakukan pembinaan secara intensif yang diyakini masih bisa beraksi pada 2024.
"Kita punya stok atlet muda yang bagus. Potensinya luar biasa karena mereka juga menang di kejuaraan dunia," kata Yenny.
Atlet seperti Rahmad Adi Mulyono menorehkan namanya dalam sejarah panjat tebing dengan menjadi pemenang IFSC Connected Speed Knockout yang baru digelar untuk kali pertama pada 2 Agustus 2020.
Atlet potensial lainnya Veddriq Leonardo dari Kalimantan Barat dan Kiromal Katibin dari Jawa Tengah, serta Desak Made Rita Kusuma Dewi dari Bali.
Yenny mengungkapkan FPTI sedang menyiapkan lini dua dan lini tiga untuk diambil sebagai persiapan menggapai prestasi Olimpiade 2024.
Berita Terkait
-
Atlet Panjat Tebing Indonesia Dapat Tawaran Naturalisasi Negara Lain, Iming-iming Menggiurkan
-
Debut Sensasional Bocah 15 Tahun! Ardana Cikal Bidik Olimpiade usai Sabet Emas SEA Games
-
Latihan Sering Terendah, Ardana Cikal Tak Menyangka Sabet Emas SEA Games 2025
-
Borong Prestasi di SEA Games 2025, Panjat Tebing dan Bulu Tangkis Jadi Juara Umum
-
Komentari Rumor Kiai Hedon, Yenny Wahid Putri Gus Dur Ajak Pesantren Introspeksi
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Lolos ke Perempat Final Indonesia Masters 2026, Kerja Sama Pasangan Baru Apri/Lanny Semakin Matang
-
Tersingkir dari Indonesia Masters 2026, Putri KW Akui Huang Yu-Hsun Tampil Solid
-
Singkirkan Wakil China, Alwi Farhan Melaju ke Perempat Final Indonesia Masters 2026
-
Pelatih JPE Ungkap Penyebab Kekalahan atas Bandung bjb Tandamata di Proliga 2026
-
LavAni Perpanjang Tren Negatif Medan Falcons di Proliga 2026, Pelatih Anggap Belum Optimal
-
ASEAN Para Games 2025: Kunci Dua Emas dan Misi Sapu Bersih Para Judo Indonesia
-
Top Skor Sementara Proliga 2026 Putri Usai Seri Medan: Megawati Hangestri Tembus 10 Besar
-
Regenerasi Para Angkat Berat Indonesia Membuahkan Hasil di ASEAN Para Games 2025
-
Hasil Proliga 2026 Seri Bandung: LavAni Tak Terbendung, Tundukkan Medan Falcons 3-1
-
Bukan Cedera Kambuhan, Anthony Ginting Harus Absen di Babak Kedua Indonesia Masters