Suara.com - Pundi-pundi medali emas Indonesia kembali bertambah di SEA Games Vietnam, termasuk dari cabang olahraga boling nomor ganda putra melalui pasangan Ryan Leonard Lalisang dan Hardy Ramhadian.
Tampil Ha Noi Royal City, Selasa (17/5/2022), Ryan dan Hardy menjadi yang terbaik setelah membukukan total skor 2.642.
Sejak awal keduanya bermain apik. Pada gim pertama Ryan mencetak skor 227, sementara Hardy menjatuhkan 232 pin. Pada gim kedua permainan keduanya sempat turun, Ryan mencetak 186 dan Hardy 190.
Kemudian, pada gim ketiga, mereka kembali tampil ciamik dengan masing-masing mengumpulkan 203 untuk Ryan dan 256 diciptakan Hardy.
Pada gim keempat, skor Ryan turun di angka 191 dan Hardy dengan 222. Kemudian Ryan menunjukkan performa baik dengan membukukan skor 256 dan keenam 217. Sementara Hardy pada dua gim terakhir masing-masing mencetak 227 dan 235.
Secara keseluruhan, Ryan mencetak 1.280 dan Hardy 1.362. Dengan hasil tersebut, mereka berhak atas medali emas dengan total skor 2.642.
Mereka mengalahkan dua wakil Singapura yang membawa pulang perak dan perunggu. Timothy Tham Fu Rong/Muhd Jaris Goh mencetak 2.592, sementara Darren Ong Weis Sion/Cheah Ray Han dengan 2.551.
Adapun wakil Indonesia lainnya Yeri Ramadona/Diwan Rizaldy Syahril finis di urutan keenam dengan total 2.489.
Atas prestasi tersebut, Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman yang melihat langsung laga yang berlangsung sengit itu langsung memberikan apresiasi yang tinggi.
“Selamat kepada para Patriot Olahraga cabang olahraga boling, Ryan Leonard Lalisang dan Hardy Rachmadian yang telah meraih prestasi membanggakan untuk Indonesia. Terima kasih atas kerja keras para atlet, pelatih, ofisial dan Ketum Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB.PBI) Bapak Jerry Sambuaga beserta jajaran," katanya.
Dengan tambahan emas tersebut, boling Indonesia telah menyumbang satu emas dan perunggu. Sebelumnya Ryan Leonard Lalisang pada nomor tunggal putra membuka kran medali setelah pada perlombaan hari pertama, kemarin, finis di peringkat ketiga dengan 1.221.
Ryan Leonard kalah dari wakil Filipina yang pulang dengan emas usai membukukan skor 1.292. Sementara perak diraih peboling Thailand dengan 1.286.
[Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Putri KW Dapat Kenaikan Pangkat dari Polri, Jadi Briptu
-
Kisah Muhamad Alfiana, Pegawai Honorer yang Tampil di Liga Hoki Jerman
-
Boni Hargens: Rekrut Atlet SEA Games Bukti Komitmen Moral Kapolri Listyo Sigit
-
Dukung Stabilitas Finansial Jangka Panjang Atlet, BRI & Kemenpora Gelar Program Literasi Keuangan
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang