Suara Sumatera - Tua-tua keladi makin tua makin jadi, julukan itu tepat disematkan kepada Ismed Sofyan pemain sepakbola yang kini bergabung di Bekasi FC.
Meski telah berusia 43 tahun, namun tak membuat Ismed Sofyan kalah saing dengan pemain muda yang lebih fresh dan energik.
Bekasi FC yang mendapat servis pemain serba bisa baik di posisi bek, gelandang, dan lainnya memberikan apresiasi dengan menyebut Ismed Sofyan legenda.
"The Legend is coming, guess who?" tulis Bekasi FC dalam unggahan akun Instagramnya seperti dilihat Senin (10/7/2023).
Dalam postingan itu, Bekasi FC juga mengunggah video yang menunjukkan seorang pria yang merupakan Ismed Sofyan sedang menaiki tangga lalu melihat logo besar Bekasi FC.
Lantas, seperti apa sosok Ismed Sofyan yang disebut legenda oleh Bekasi FC?
Ismed Sofyan lahir 28 Agustus 1979 di Tualang Cut, Aceh, Indonesia. Dirinya memulai karir profesionalnya pada usia tahun 1997 dengan bergabung klub PSBL Langsa.
Lalu pada tahun 1998-2000 pindah ke klub Persiraja Banda Aceh. Tahun 2000-2002 pindah ke Persijatim. Karir profesionalnya semakin gemilang ketika Ismed Sofyan berseragam Persija Jakarta.
Ismed bermain selama 10 tahun mulai dari 2002 hingga 2022, dengan mencatatkan 392 kali penampilan dan 19 gol. Ia pun identik sebagai legenda Persija Jakarta.
Baca Juga: Mengenal Tradisi Udik-udikan, Dilakukan Pengusaha Batik Pekalongan Sebar Uang Rp35 Juta
Selain bermain di level klub Ismed yang memiliki akurasi tinggi dalam sepakan bola mati juga mendapat kesempatan untuk bermain di Timnas Indonesia sejak tahun 1996 hingga 2008.
Sederet prestasi ditorehkan Ismed Sofyan mulai dari juara mulai dari juara Timnas U-18 Asian Schools Championship tahun 1996, Piala Kemerdekaan tahun 2000, 2008.
Untuk level klub, Ismed juga segudang prestasi ketika bermain bersama Persija Jakarta diantaranya Juara Piala Presiden tahun 2018, Juara Liga 1 tahun 2018, Juara Boost Superfix Cup 2018 di Malaysia dan Juara Piala Menpora 2021.
Berita Terkait
-
Skuad Terlalu Gemuk, Arema FC Pinjamkan Tiga Pemain ke Tim Liga 2 Deltras FC
-
Jaimerson Xavier Cedera, Persis Dihantam Krisis di Lini Pertahanan
-
Raup 4 Poin dari Dua Laga Awal, Marian Mihail Bahagia Lihat Progres PSS Sleman
-
Wasit Bikin Ulah di Laga Persita vs PSIS, Pelanggaran di Luar Kotak Dianggap Penalti
-
Media Thailand Tuding Liga Indonesia Liar saat Silverio Junio Tendang Elias Dolah saat Bali United vs Borneo FC
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik