Suara Sumatera - Keputusan klub yang memutuskan mundur di tengah kompetisi berujung ancaman hukuman. Setidaknya ada tiga klub penah memutuskan mundur dari tengah kompetisi, seperti Persebaya Surabaya.
Dikumpulkan dari berbagai sumber, Persebaya Surabaya mundur sehari jelang pertandingan babak delapan besar Liga Indonesia 2005 kontra Persija
Tim julukan Bajul Ijo walk out dengan alasan keselamatan suporter. Komite Disiplin PSSI memberi larangan agar tampil di liga non-amatir selama dua tahun berturut-turut. PSSI kemudian menurunkan sanksi karena klub ini melakukan banding.
Menyusul Persebaya Surabaya, PSS Sleman juga mundur dari liga Indonesia setahun berikutnya, 2006. Saat itu, lim Laskar Samberda terpaksa mundur karena terjadi gempa bumi.
Dengan alasan yang sama, PSIM Yogyakarta juga mengikuti PSS Sleman.
Lalu apa saksi yang diberikan jika klub mundur dari kompetisi liga. Melansir joglosuara.com-jaringan Suara.com, berikut saksi yang diterima klub jika mundur di tengah liga.
Pasal 7 Regulasi Kompetisi Liga 1 2022/2023 mengatur soal klub yang mengundurkan diri setelah kompetisi dimulai. Arema terancam hukuman berat jika mundur.
1. Penghapusan Seluruh Hasil Pertandingan
Seluruh hasil pertandingan yang sudah dijalani menjadi tidak sah dan otomatis dihapus dari klasemen akhir Liga 1, termasuk untuk tim lawan.
Baca Juga: Telok Ukan Khas Agustusan di Palembang, Dikaitkan Mitos Pengantin Perempuan
2. Bayar Kompensasi Sponsor
Manajemen juga perlu membayar kompensasi kepada beberapa pihak terkait yang nilainya ditentukan PT LIB sebagai operator liga.
3. Denda Komdis PSSI
Dalam regulasi, tertulis klub yang mengundurkan diri dihukum denda sebesar Rp3 miliar apabila mengundurkan diri pada putaran pertama (pekan pertandingan pertama hingga ke-17) dan sebesar Rp5 miliar apabila mengundurkan diri pada putaran kedua (pekan pertandingan ke-18 hingga ke-34).
4. Dibanned dari Liga 1
Paling menakutkan dihapus dari liga 1, sehingga dipastikan turun kasta.
Berita Terkait
-
Persik Kediri Dilanda Badai Cedera Jelang Hadapi Barito Putera
-
PSM Makassar vs Persebaya, Bajul Ijo Targetkan Poin Penuh
-
Aji Santoso Ungkap Alasan Terima Pinangan Persikabo 1973 Usai Tinggalkan Persebaya
-
3 Tim dengan Performa Paling Mengejutkan di BRI Liga 1 2023/2024, Ada RANS Nusantara FC
-
SELAMAT! Egy Maulana Vikri Menikah dengan Adiba Khanza Jelang Paruh Kedua BRI Liga 1 2023/2024, Bulan Apa?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Terpopuler: Fakta Tragis Kecelakaan Moge Bos Rokok HS, 7 Tanda Kampas Rem Motor Wajib Diganti
-
Siap-siap Timnas Indonesia! AFC Resmi Rilis Jadwal Lengkap Piala Asia 2027
-
5 Rekomendasi Mobil Keluarga yang Murah tapi Bukan Calya dan Sigra: Ada Mazda 80 Jutaan 3 Baris!
-
Update Perang Iran: Kantor PM Israel Dikabarkan Jadi Sasaran, Nuklir Natanz Dihantam Rudal
-
Terpopuler: Profil Bos Rokok HS Kecelakaan Bersama Istri, Lokasi ATM Uang Rp20 Ribu di Jakarta
-
Dompet Warga Jateng Menjerit! Tagihan Listrik dan Harga Beras Meroket, Inflasi Tembus 4,43 Persen
-
Novel Good Girl, Bad Blood, Pencarian Orang Hilang dalam Podcast Kriminal
-
Kisah Pelarian Dramatis Eks Barcelona, Tempuh Jalur Darat 16 Jam untuk Keluar dari Iran
-
5 Fakta Jepang yang Enggan Kutuk Serangan Israel ke Iran, Kenapa?
-
Jay Idzes Ungkap 3 Kunci Kebangkitan Sassuolo, Timnas Indonesia Bisa Meniru