/
Kamis, 01 September 2022 | 15:20 WIB
Kuat Ma'ruf saat rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J, Selasa (30/8/2022) (ANTARA/Asprilla Dwi Adha)

SuaraSumedang.id - Banyak hal baru tersingkap berdasarkan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J alias Nopriansyah Yosua Hutabarat.

Misteri pembunuhan Brigadir J itu perlahan mulai terungkap. Di antaranya, tersingkapnya, fakta terkait ancaman yang didapatkan Brigadir J. 

Sebelum ditembak mati, Brigadir J mendapat ancaman dari sopir keluarga Ferdy Sambo, Kuat Maruf dengan sebilah pisau.

Kuat disebut mengancam akan menikam Brigadir J menggunakan pisau saat mereka berada di Magelang, Jawa Tengah. 

Hal itu diungkapkan oleh Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Agus Andrianto.

Berdasarkan adegan rekonstruksi, Kuat sendiri memberikan dua bilah pisau dan handy talkie kepada saksi bernama Prayogo. Prayogi merupakan ajudan Ferdy Sambo.

"Sudah banyak beredar informasi, keterangan pacar almarhum, yang diancam-ancam skuad-skuad. Si Kuat orang lama, bawa pisau," kata Agus, Rabu (31/8), melansir dari Suara.com.

Agus mengatakan tak sampai terjadi adu fisik antara Kuat dan Brigadir J. Namun, ancaman yang dilancarkan Kuat kepada Brigadir J memang benar adanya. 

Hal itu, lanjut Agus, diperkuat oleh keterangan saksi-saksi yang usai diperiksa penyidik Bareskrim Polri

Baca Juga: TERSINGKAP! Hasil Rekonstruksi Buktikan Brigadir J di Bawah Ancaman Sopir Keluarga Ferdy Sambo, Kuat Maruf

Load More