Artikel ini merupakan bagian terakhir mengenai karakter psikologis yang dibedah oleh Psikolog Anak sekaligus Dosen Psikologi Universitas Tarumanegara, Roslina Verauli, M.Psi, Psi.
Verauli melalui instagram pribadinya @verauli.id memaparkan profil psikologis terkait tokoh-tokoh utama di dalam serial Doraemon. Pendalaman karakter tokoh tersebut untuk dijadikan bahan analisa berdasarkan data sekunder yang diperoleh melalui media internet dan film.
Sebelumnya, telah dibahas tentang profil psikologis untuk tokoh Nobita, Suneo dan Shizuka. Pada bagian terakhir ini, akan dibahas tentang profil psikologis tokoh Giant.
PROFIL PSIKOLOGIS: GIANT
Secara fisik, Giant bertubuh tinggi dan besar untuk usianya. Berat badannya berlebih. Ia kuat dan mampu beraktifitas fisik seperti anak sebaya lainnya. Penampilannya sedikit berbeda. Ia selalu mengenakan celana panjang dan sweater. Bukan celana pendek seperti anak usia SD lainnya.
Secara kognitif (aktivitas mental), Giant memiliki kemampuan yang memadai. Ia dapat mengikuti pelajaran di sekolah.
Dalam aspek psikososial, ia diketahui memiliki ambang frustasi yang rendah. Ia mudah marah dan cenderung agresif dalam menampilkan kemarahan. Tak jarang, ia melakukan kekerasan dalam upayanya membela diri atau saat menghayati berada dalam situasi yang mengancam.
Namun, ia patuh pada figur otorita terutama orang tua seperti pada ibunya. Ia memiliki relasi yang positif dengan adik perempuannya dan bersikap melindungi.
Ia mampu memainkan peran sebagai pelindung bagi teman meski jarang ditampilkan. Ia juga pemimpin teamnya di olahraga baseball terkait kekuatan yang dimiliki dalam relasi sosial.Namun, ia lebih sering terlihat memaksakan kehendak.
Giant senang menampilkan diri melalui hobi menyanyi. Sayang, minatnya belum diiringi dengan kemampuan tarik suara yang memadai. Secara umum, Giant masih dapat bersosialisasi bersama teman sebaya.
Baca Juga: Musim Pancaroba, Musim Mudah Terkena Penyakit, Cek Cara Antisipasinya!
KESIMPULAN (NOBITA DENGAN ADHD)
Melihat dari analisa dalam artikel satu sampai dengan tiga, sesuai dengan hasil survey, Verauli pun menyetujui bahwa diantara keempat tokoh anak dalam serial Doraeomon, Nobita merupakan yang paling bermasalah secara psikologis.
Terdiagnosa sebagai anak dengan gangguan atensi konsentrasi atau ADHD. Di dalam keterangannya melalui komen dalam unggahan tersebut, Verauli menuturkan bahwa ADHD sebagai salah satu gangguan Neuro Developmental, kompleks. Manifestasinya pada tiap anak berbeda.
ADHD berkaitan dengan fungsi eksekutif pada otak. Itu sebab, menurut Verauli, pada tiap anak butuh diperiksa area mana yang paling berdampak, antara lain; memori, atensi (ada 5 aspek sendiri), motor, organisasi hingga emosi. Tentu akan ada pemeriksaan terhadap komorbiditasnya.
Maklum, ADHD jarang tampil sendiri. Dia punya "teman", jelas Verauli. Kadang lebih dari satu, misal; 'communication disorder', 'learning disorder', hingga autism, bahkan kecemasan dan depresi.
Pada Nobita, Verauli menduga ada gangguan tidur. Dan penanganan serta terapinya akan disesuaikan dengan profil klinis anak. Termasuk tingkat berat atau tidaknya ADHD dan tipe penyerta.
Verauli juga menyarankan untuk yang melihat gejala ADHD pada anak, dapat memeriksakan ke Psikolog Klinis Anak terdekat, serta cek EEG (tes gelombang otak) pada Dokter Spesialis Syaraf Anak, dan saran terkait aspek lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
(Bagian 2) Suka Menonton Kartun Doraemon? Simak Karakter Psikologis Peran Suneo dan Shizuka Menurut Pakar
-
(Bagian 1) Suka Menonton Kartun Doraemon? Simak Karakter Psikologis Peran Nobita Menurut Pakar
-
Bertingkah Aneh Saat di Bandara, Cara Delevingne Dituding Gunakan Narkoba dan Idap Penyakit ADHD
-
Orangtua Wajib Waspada, Alergi yang Dialami Anak Juga Bisa Pengaruhi Psikologisnya Loh!
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Latihan Gabungan, Kapal Selam Rusia hingga Korvet Gromky bersandar di Jakarta
-
Siapa Egi Fazri? Viral karena Merasa Mirip Vidi Aldiano
-
Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya
-
Rumah Praka Farizal Dipenuhi Karangan Bunga Dukacita
-
Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
-
Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten
-
Okupansi Tembus 154 Persen, KAI Catat 4,9 Juta Penumpang di Lebaran 2026
-
Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya
-
Selat Hormuz Ditutup, Laptop Dibuka: Apakah WFH Solusi Penghematan BBM Nasional?
-
Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!