TANTRUM - Calon mahasiswa kini sedang berjuang untuk lolos melewati seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022 di Pusat UTBK SBMPTN ITB.
Berikut ini hal-hal penting yang perlu diperhatikan peserta UTBK SBMPTN ITB:
1. Membawa kartu ujian.
2. Ijazah bagi lulusan 2021 dan 2020 atau surat keterangan kelas 12 dari sekolah yang sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan foto berwarna terbaru dengan dibubuhi tanda tangan kepala sekolah dan cap stempel.
3. Kartu indentitas diri berfoto (KTP/SIM/Paspor).
4. Masker medis.
5. Handsanitizer
6. Dalam keadaan sehat (saat diperiksa suhu antara maks 37.5 derajat celcius)
7. Sudah hadir 1 jam sebelum jadwal ujian.
Pusat UTBK SBMPTN ITB tidak mensyaratkan peserta telah mendapat vaksin booster. Akan tetapi yang terpenting peserta mengikuti ujian dalam kondisi sehat. Selain itu peserta disarankan untuk memakai sepatu yang nyaman digunakan untuk berjalan kaki untuk jarak yang cukup jauh dan naik tangga, tidak memakai perhiasan atau membawa barang mewah yang rentan untuk dicuri.
Peserta tidak perlu melihat ruang ujian pada H-1, cukup mengetahui lokasi ujian karena peserta akan memasuki/dikumpulkan di ruang transit untuk pemeriksaan kesehatan (cek suhu) dan kemudian baru akan diantar ke ruang ujian oleh tim khusus.
Bila ada peserta yang menggunakan kursi roda/tongkat bisa menghubungi sekretariat. Peserta tidak membawa kendaraan pribadi karena panitia tidak menyediakan tempat parkir.
Semua rincian tahapan waktu pelaksanaan yang meliputi: alur masuk lokasi ujian, alur keluar lokasi ujian serta informasi mengenai pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2022 di Pusat UTBK ITB sudah disebar dalam bentuk e-book di media sosial ITB melalui tautan https://bit.ly/UTBKDIITB2022. Inisiatif Peserta dalam memahami e-book tersebut akan sangat membantu kelancaran yang bersangkutan ujian.
Ujian di Pusat UTBK ITB terdiri dari dua sesi dan tersebar di lokasi mitra Pusat UTBK ITB yaitu SMAN 1 Bandung, SMAN 2 Bandung, SMAN 3 Bandung, SMAN 4 Bandung, SMAN 5 Bandung, dan SMKN 2 Bandung.
Berikut data peserta yang mengikuti ujian di Pusat UTBK ITB. Sesi 1 jumlah peserta seharusnya 1.155 orang, namun terdapat peserta tidak hadir yaitu 71 orang, dengan persentase ketidakhadiran 6.14%. Dengan rincian jumlah peserta yang ujian di ITB peserta yang hadir seharusnya 385 dengan 19 peserta tidak hadir dan jumlah peserta ujian di SMU Mitra Pusat UTBK ITB peserta yang hadir seharusnya 770 dengan 52 peserta tidak hadir.
Berita Terkait
-
Ekspektasi vs Realita Anak Kos: Katanya "Bebas", Kenyataannya Malah Kena Mental
-
Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa
-
Kartelisasi Politik dan Urgensi Gerakan Massa Melawan Dominasi Kekuasaan
-
Cerita Mahasiswa UI di DPR, Ada Akademisi Dicekal Masuk Kampus Akibat Intervensi Politik
-
Di Depan Komisi X DPR, Mahasiswa UI Sebut Pemilihan Rektor Kini Disetir Menteri
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1
-
Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi