TANTRUM - Platform social commerce Evermos, meraih penghargaan Global Good Governance (3G) Championship Awards 2022 untuk kategori Pemberdayaan Perempuan yang diselenggarakan oleh Cambridge International Financial Advisory (IFA).
Perusahaan asal Bandung ini, dinilai telah mengimplementasikan program pemberdayaan perempuan dan meningkatkan kesejahteraan, terutama dalam hal kesetaraan gender dan pembangunan ekonomi.
Penerima penghargaan dalam Global Good Governance Awards ditentukan berdasarkan metodologi yang menganalisa lima pilar utama yaitu transparansi, tanggung jawab sosial, keberlanjutan, dampak, dan inovasi. Seleksi dilakukan oleh komite khusus yang dibentuk dari kalangan pemerintahan, praktisi, dan akademisi.
"Penghargaan 3G Championship Awards ini adalah suatu bentuk apresiasi atas semua kerja keras para karyawan internal, reseller, UKM dan semua partner Evermos dalam pemberdayaan perempuan," kata Co-Founder dan Chief of Sustainability Evermos Iqbal Muslimin di Bandung, Jumat, 20 Mei 2022.
Ia mengungkapkan rasa bangganya, bisa menjadi salah satu startup teknologi asal Indonesia yang fokus dalam pemberdayaan perempuan untuk membangun kesejahteraan dan memulihkan ekonomi nasional pasca pandemi.
Iqbal mengatakan, pemberdayaan perempuan menjadi pilar penting bagi Evermos sejak berdiri pada 2019. Lebih dari 73 persen dari total 500 ribu reseller yang ada di platform Evermos adalah perempuan.
"Dengan kampanye #PerempuanAndalan, Evermos mendukung peran perempuan yang di samping berjuang mengurus kesibukan rumah tangga, juga dapat berjuang mencari penghasilan untuk kesejahteraan ekonomi keluarganya," imbuh Iqbal.
Evermos memberdayakan reseller dengan memberikan pelatihan kewirausahaan, akses teknologi dan juga jaringan ke ribuan produk lokal sehingga mereka bisa lebih berdaya dan mandiri secara ekonomi.
Berdasarkan data, 20 persen reseller paling produktif bisa mendapatkan penghasilan bersih rata-rata 2,5 juta perbulan hanya dengan berjualan produk di Evermos.
"Reseller di Evermos didominasi oleh kalangan ibu-ibu dari kota-kota kecil di Indonesia yang memiliki potensi berjualan, namun seringkali terhambat oleh keterbatasan modal, kesempatan dan keahlian," katanya.
Berita Terkait
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI
-
H&M Umumkan 160 Toko Bakal Gulung Tikar di 2026
-
Tak Kenal Menyerah, Ibu Anastasya Buktikan Setiap Perjuangan Layak Ditemani
-
Kenapa Harga E-Katalog Lebih Mahal? Begini Penjelasan LKPP
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran
-
Akses Ditutup Ahli Waris, 8 Ruang Kelasa di SDN Bunisari Tak Bisa Dipakai
-
Pejabat Imigrasi Kepri dan Batam Dicopot Imbas Skandal Pungli
-
Bukan Sekadar Rumah Adat Dayak, Radakng Samilik Dibangun Rp1,5 Miliar, Ini Keunikannya
-
Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Kedua Negara Bahas Penguatan Kemitraan Strategis
-
Sisi Gelap Bertahan dalam Luka yang Digambarkan Lagu Berkaca-kaca
-
Tak Dilibatkan Urus Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Ahmad Dhani Akui Cuma Diminta Sumbangan
-
TPPD Jateng Ingatkan Anak Muda Jangan Terkecoh Konten Medsos: Kinerja Pemerintah Harus Berbasis Data