Suara.com - Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo mengungkapkan tak ada permasalahan dalam pelaksanaan Program Pengungkapan Sukarela (PPS) meski sempat terdapat hacker yang menyerang.
Dari pengawasan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, memang sedang terdapat banyak hacker yang bertebaran dan bergerak dari satu negara ke negara lain saat ini.
"Apalagi karena kami sedang melakukan PPS dan kemarin hari terakhir. Ternyata mereka menyerang ke tempat kami tetapi tetap tidak ada masalah semalam dan ke depannya," kata Suryo dalam Konferensi Pers Program Pengungkapan Sukarela yang dipantau secara daring di Jakarta, Jumat (1/7/2022).
Oleh karena itu secara otomatis seluruh kegiatan DJP, terutama PPS, dapat diselesaikan dengan tepat waktu dengan masalah yang seminim mungkin diterima. Secara sistem, lanjut dia, tak ada kendala dalam pelaksanaan PPS hingga penutupan Kamis (30/6/2022).
Adapun pada hari terakhir PPS, pengguna yang melaporkan harta bersihnya kian menurun, meski sempat terjadi puncak kenaikan pelaporan pada pukul 16.00 WIB.
"Di perjalanan waktu sampai malam kemarin tidak ada masalah, jadi evaluasi dari sudut pandang sistem tidak ada masalah," tuturnya.
DJP mencatat harta bersih yang dilaporkan pada PPS sejak Januari hingga 30 Juni 2022 mencapai Rp 594,82 triliun dan terkumpul pajak senilai Rp 61,01 triliun.
Jumlah tersebut berasal dari 247.918 wajib pajak yang, baik wajib pajak orang pribadi maupun badan, serta dari 308.059 surat keterangan yang telah diterbitkan atas harta yang dilaporkan dalam PPS. [Antara]
Baca Juga: Tax Amnesty Jilid II Berakhir, Sri Mulyani Kantongi Pendapatan Rp61 Triliun
Berita Terkait
-
Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan
-
Uang Rp40 M Buat Bayar Utang Dirampok, Hacker Bobol Sistem Kementerian Keuangan
-
Hacker Bobol Data Rockstar dan Sebar Informasi GTA, Saham Take-Two Malah Meroket
-
Rockstar Games Umumkan Kebocoran Data Jelang Peluncuran GTA 6, Hacker Minta Bayaran
-
Hacker Iran Retas Email Bos FBI Kash Patel, AS Gelar Sayembara Rp157 Miliar
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact