Tekno / Tekno
Sabtu, 18 April 2026 | 12:45 WIB
Jajaran produk tampil di LG InnoFest 2026 APAC di Busan, Korea Selatan, belum lama ini. [Suara.com/Dythia]
Baca 10 detik
  • LG Electronics merespons persaingan ketat produsen China dengan memperluas segmen pasar menengah melalui efisiensi rantai produksi di Asia.
  • Perusahaan tetap mempertahankan dominasi global di pasar televisi premium dengan fokus utama pada inovasi teknologi layar OLED mutakhir.
  • LG memprioritaskan peningkatan pengalaman pengguna melalui integrasi kecerdasan buatan pada perangkat elektronik agar lebih cerdas dan adaptif.

LG menegaskan bahwa strategi mereka bukan sekadar mengejar spesifikasi teknis, tetapi pengalaman pengguna secara keseluruhan.

Jajaran produk tampil di LG InnoFest 2026 APAC di Busan, Korea Selatan, belum lama ini. [Suara.com/Dythia]

“Kami tidak hanya bersaing pada angka spesifikasi, tetapi pada pengalaman menonton yang lebih hidup dan nyaman,” katanya.

Teknologi terbaru LG OLED diklaim menghadirkan tingkat kecerahan hingga 3,9 kali lebih tinggi, serta dukungan prosesor AI terbaru yang meningkatkan kualitas gambar, suara, dan adaptasi tampilan sesuai kondisi ruangan.

Hal ini membuat TV tetap nyaman ditonton bahkan di ruangan dengan pencahayaan terang.

AI dan Masa Depan Perangkat Pintar LG

Selain persaingan hardware, LG juga menyoroti perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang mulai memasuki fase “agent”, di mana sistem mampu mengambil keputusan secara otomatis tanpa campur tangan manusia.

Meski demikian, LG menegaskan bahwa masa depan AI masih membutuhkan tantangan besar, terutama dalam hal kepercayaan, keamanan, dan pengalaman pengguna.

LG Electronics pun akan terus berinvestasi dalam inovasi AI untuk menghadirkan perangkat yang lebih cerdas, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan konsumen global.

Baca Juga: Wamen Komdigi Soroti Bahaya AI Deepfake, Minta Konten Diberi Watermark agar Tak Menyesatkan

Load More