Suara.com - Sebuah video yang merekam momen unik saat Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengikuti Karnaval Kemerdekaan HUT ke-80 RI pada Minggu (17/8/2025) kemarin mendadak viral di media sosial.
Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat rombongan Kementerian Keuangan yang dipimpin langsung oleh Sri Mulyani disambut teriakan tak terduga dari sejumlah warga yang menyaksikan karnaval di pinggir jalan. Bukannya meneriakkan yel-yel dukungan, beberapa warga justru terdengar berteriak meminta "pajak turun!".
Momen ini terjadi di tengah kemeriahan acara perayaan kemerdekaan yang dihadiri ribuan masyarakat. Sri Mulyani yang mengenakan pakaian adat terlihat tersenyum dan melambaikan tangan, meski teriakan tersebut terdengar jelas.
Video ini dengan cepat menyebar dan mengundang berbagai respons dari warganet. Banyak yang mengaitkan kejadian ini dengan sentimen publik terhadap kebijakan perpajakan di Indonesia.
Komentar-komentar yang beredar menunjukkan adanya kritik dan harapan agar pemerintah meninjau ulang besaran pajak yang dianggap memberatkan sebagian kalangan.
Selengkapnya dalam video ini.
Host/Video Editor: Ema/Mutiara
Berita Terkait
-
Penerimaan Bea Cukai Anjlok 14% Jadi Rp 22,6 Triliun di Januari 2026
-
Penerimaan Pajak Naik 30,7% di Awal 2026, Negara Kantongi Rp 116,2 Triliun
-
Purbaya Anggarkan Rp 90 Triliun di Q1 2026 buat Kopdes Merah Putih
-
Purbaya Kejar Target Belanja Negara Rp 809 Triliun di Q1 2026 demi Ekonomi 6%
-
Siapa Pengemplang Pajak Rp2,6 M yang Sahammya Diblokir Purbaya?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Puasa Bikin GERD Kambuh? Dokter Penyelamat Deddy Corbuzier Ungkap Faktanya
-
Anak Tewas di Tangan Ibu Tiri, Lisnawati Cari Keadilan untuk Nizam
-
Profil Jasper Jeffers, Jenderal yang Ditunjuk Amerika Serikat Pimpin ISF di Gaza
-
Tegaskan MBG Tidak Dibagikan Saat Sahur, Ini Jadwal Penyaluran Selama Ramadan
-
Pemerintah: Tarif Trump ke Produk RI Masih Berpeluang Direvisi
-
Pakar UI Ingatkan Indonesia Waspadai 'Akal Bulus' Israel dalam Rekonstruksi Gaza
-
Alumni LPDP Bangga Anak Bukan WNI, Melaney Ricardo Beri Sindiran Keras
-
Drama Kasus Tual: Kenapa Kapolda Maluku Kejar Tenggat Waktu Pelimpahan Berkas Bripda Siahaya?
-
MUI: Kalau Barang Amerika Masuk Tanpa Label Halal Jangan Dibeli!
-
Kontrak Freeport Diperpanjang, Bahlil: Saham Indonesia Jadi 63 Persen Pada 2041