SuaraBandung.id - Presiden AS Joe Biden telah memperingatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky terkait bantuan yang ia keluhkan.
Hal ini dilaporkan Washington Post, mengutip seorang mantan pejabat Gedung Putih.
Biden pun mengatakan bahwa akan sulit untuk terus meminta uang kepada Kongres AS jika dia terus mengeluh tentang tidak cukupnya bantuan.
Sejak Rusia melancarkan invasi pada 24 Februari, Presiden Ukraina dan para pejabatnya telah berulang kali meminta Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya untuk mengalokasikan lebih banyak bantuan keuangan dan militer.
Ukraina meminta untuk mengirim senjata tambahan dan menjatuhkan sanksi yang lebih keras terhadap Rusia.
Padahal faktanya Washington telah mengirimkan bantuan dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya ke Ukraina.
Joe Biden mengatakan kepada Presiden Ukraina untuk berhenti mengatakan bahwa dukungan itu tidak cukup, karena ia tampaknya "tidak berterima kasih".
Seperti yang ditulis Sputnik International pada Rabu (12/10/2022) waktu setempat, Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan pada hari Selasa bahwa AS akan mulai mengucurkan sejumlah $4,5 miliar yang dialokasikan Kongres dalam dukungan anggaran langsung untuk Ukraina dalam beberapa minggu mendatang.
Pada awal Oktober, Gedung Putih mengatakan bahwa Biden menandatangani undang-undang yang berisi $ 12,4 miliar bantuan baru untuk Kiev, termasuk $ 4,5 miliar bantuan ekonomi kepada pemerintah Ukraina.
Baca Juga: Victor Igbonefo Pulih, Persib Bandung Fokus pada Hal Ini
Padahal di satu sisi, Rusia telah berulang kali memperingatkan Washington dan sekutunya bahwa mengirim senjata ke Ukraina hanya akan mengakibatkan eskalasi krisis.
Berita Terkait
-
Badan Intelijen Inggris Sebut Rusia akan Selesai hingga tak Percaya Perang Nuklir Terjadi
-
NATO Bersiap Hadapi Kekuatan Nuklir Rusia, Tegas Minta Negara Anggota Waspada Serangan
-
Akibat Ledakan di Jembatan Krimea, Vladimir Putin Menggila
-
Menteri Luar Negeri Ukraina Sebut Putin Tidak akan Menghancurkan Ukraina, Namun Membuat Teror di Kota yang Damai
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?