Suara.com - Perusahaan multinasional Unilever mengumumkan telah membeli mayoritas saham Qinyuan Group, salah satu perusahaan di Cina yang bergerak di industri penyulingan air.
Tidak dijelaskan berapa besar nilai akuisisi yang dilakukan oleh Unilever. Namun, harian China Daily menulis, nilai akuisisi tersebut merupakan yang terbesar yang pernah dilakukan Unilever di Cina dalam satu dekade terakhir.
CEO Unilever, Paul Polman mengatakan, akuisisi tersebut merupakan investasi strategis.
“Kesepakatan ini akan meningkatkan dua kali bisnis penyulingan air kami dan menyatukan teknologi dari Pureit dan Qinyuan serta bisa memasuki pasar di Qinyuan, manufaktur dan kekuatan distribusi, semua dalam satu bendera yaitu Unilever,” kata Polman.
Berdasarkan keterangan dari perusahaan, kombinasi Unilever-Pureit dan Qinyuan akan meningkatkan performa perusahaan dan juga bisa menghasilkan produk yang komplit. Ye Jianrong, pendiri Qinyuan akan tetap menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO).
“Menurut saya, kesepakatan ini menghadirkan inovasi yang penting, teknologi, disain san kemampuan manufaktur yang bisa membuat Cina menjadi penghubung dalam bisnis global Unilever-Pureit,” ujar Ye. (China Daily/AsiaOne)
Berita Terkait
-
Alasan Teh Sari Wangi 'Dijual' Unilever (UNVR) ke Grup Djarum
-
Bos Unilever (UNVR) Indonesia Lapor, Laba Tembus Rp7,6 Triliun di 2025
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
-
LMS 2025, Unilever: Media Lokal Jadi Jembatan Informasi Perusahaan untuk Jangkau Pemahaman Konsumen
-
Laba Bersih UNVR Melonjak Lebih dari Dua Kali Lipat Q3 2025, Janjikan Dividen Jumbo
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok
-
Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi
-
Aduan THR 2026 Membludak, Kemnaker Tegas: Semua Laporan Wajib Ditindaklanjuti!
-
Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram
-
Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra
-
AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan
-
Geopolitik Memanas, BBM RI Tetap Aman Selama Mudik Lebaran 2026
-
Momen Lebaran, Harga Emas UBS dan Galeri24 Hari Ini Naik di Pegadaian
-
Ada Isyarat Damai, Harga Minyak Dunia Ambruk 2%
-
BEI Gembok Tiga Saham Sekaligus, Satu Emiten dari BUMN