Suara.com - Maskapai penerbangan Hongkong, Cathay Pacific mencatat laba tiga kali lipat di sepanjang tahun lalu. Peningkatan itu terjadi karena efisiensi dalam konsumsi bahan bakar dan melonjaknya jumlah penumpang.
Laba Cathay Pacific pada 2013 sebesar 2,6 miliar dolar Hongkong dari 862 juta dolar Hongkong pada tahun sebelumnya. Pemasukan pada tahun lalu juga melonjak 1,1 persen menjadi 100,5 miliar dolar Hongkong.
Meski mengalami kenaikan hingga tiga kali lipat, keuntungan yang diraih pada 2013 belum bisa mengalahkan keuntungan yang diraih Cathay Pacific pada 2011. Ketika itu, laba perusahaan mencapai 5,5 miliar dolar Hongkong dan setelah it uterus anjlok akibat krisis zona euro dan mahalnya harga bahan bakar pesawat alias avtur.
“Lingkungan dalam menjalankan operasi tetap menantang pada 2013. Sangat menyenangkan ketika melihat peningkatkan performa perusahaan,” kata Direktur Catyah Pacific, Christopher Pratt.
Pada 2013, Cathay mengangkut 30 juta penumpang, naik 3,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tingginya wisatawan yang ingin berlibur di Hongkong menjadi salah satu faktor melonjaknya jumlah penumpang Cathay Pacific. (AFP)
Berita Terkait
-
Update Tragedi Kebakaran Hong Kong: 125 WNI Selamat, Kemlu Masih Cari 5 Orang yang Hilang
-
Gol-Gol Spektakuler AC Milan Hancurkan Liverpool di Hong Kong
-
KPK Terima Kunjungan Komisi Antirasuahnya Hongkong, Bahas Kasus Apa?
-
Meroketnya Harga Properti, Permukiman Kumuh Hongkong Digusur?
-
Impian Rayyanza Ultah di Hong Kong Terwujud: Setelah Kerja Keras Banting Tulang
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
BPH Migas Klaim Hemat Rp4,98 Triliun Karena Subsidi Lebih Tepat Sasaran
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
BRI Tanggap Bencana Sumatera Pulihkan Sekolah di Aceh Tamiang Lewat Program Ini Sekolahku
-
Danantara Akan Atur Pemanfaatan Lahan yang Dirampas Satgas PKH dari 28 Perusahaan
-
Proyek Internet Rakyat Besutan Emiten Milik Hashim Mulai Uji Coba
-
Wamen ESDM: Pembayaran Kompensasi BBM dan Listrik 2026 Berubah Jadi Sebulan Sekali
-
Satgas PKH Terus Berburu Perusahaan Pelanggar Aturan Pemanfaatan Kawasan Hutan
-
Purbaya Mau Obrak-abrik Bea Cukai dan Pajak, 5 Pejabat Akan Dicopot
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Kebocoran Gas Usai, ESDM Ungkap Blok Rokan Mulai Beroperasi Lagi