Suara.com - Real Estate Indonesia (REI) Sumatera Utara ikut berperan aktif dalam mensukseskan program pemerintah pusat melalui kementerian perumahan rakyat yaitu percepatan pembangunan Rumah Sederhana Tapak (RST).
Ketua DPD REI Sumut Umar Husin di Lubukpakam, Rabu mengatakan pihaknya siap mendukung program percepatan pembangunan Rumah Sederhana Tapak (RST) untuk masyarakat berpengasilan rendah di Kabupaten Deliserdang.
"Selain itu kami juga siap mendukung program Pemerintah Kabupaten Deliserdang yaitu Bedah rumah tidak layak huni menjadi layak huni," katanya saat beraudiensi dengan Bupati Deliserdang Ashari Tambunan.
Untuk itu pihaknya meminta keterangan dan penjelasan tentang lokasi pengembangan perumahan yang sudah ditetapkan Pemkab Deli Serdang sehingga nantinya tidak menggangu tata ruang bahkan lahan subur pertanian.
Sementara Bupati Deliserdang Ashari Tambunan mengatakan pihaknya mendukung program REI Sumut terutama yang berkaitan dengan pengembang perumahan di Kabupaten Deliserdang.
Dia berharap kerjasama Pemkab Deliserdang dengan pihak pengembang perumahan terus dilanjutkan karena memiliki dampak yang sangat positif terhadap pembangunan di daerah itu.
"Kami menyambut baik adanya pembangunan rumah RST di Kabupaten Deliserdang, karena sangat membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah," katanya.
Ia mengatakan Pemkab Deliserdang akan meringankan pihak pengembang dalam proses pengurusan izin asalkan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan baik izin peruntukan dan izin mendirikan bangunan.
Bupati berharap kepada DPD REI Sumut agar merealisasikan dukungannya terhadap gerakan bedah 10.000 rumah tidak layak huni menjadi layak huni terus berlanjut.
"Karena sudah menjadi kesepakatan bersama dalam membangun Deliserdang lewat pola kebersamaan yaitu menyatunya tiga pilar kekuatan antara pemerintah didukung pihak swasta dan partisipasi masyarakat yang selama ini sudah terlaksana," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian
-
BTN dan Rumah123 Perkuat Ekosistem Properti Digital, Permudah Akses KPR dan Hunian
-
Minat Hunian Pertama Tinggi, Penyaluran FLPP Capai 77 Ribu Unit
-
Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
BTN dan BPS Berkolaborasi Hadirkan Solusi Berbasis Data Guna Perluas Akses Kepemilikan Rumah
-
Transaksi Olein Tembus Rp7,3 Triliun dan Timah Rp2,6 Triliun di Tengah Gejolak Global
-
Setelah Purbaya, Said Iqbal Mau Geruduk Kantor BPJS Ketenagakerjaan
-
Rupiah Kembali Rp18.000, Mata Uang RI Melemah Akibat Kasta IHSG Turun?
-
Demo 1.500 Buruh di Kemenkeu Batal Digelar usai Said Iqbal Lobi Purbaya
-
Fondasi SDM Masa Depan, Kualitas Pendidikan Anak Sejak Dini Jadi Sorotan
-
Ikut Kunker ke New York, Anak Menteri PU Bernama Aurellia Ternyata Bekerja di Vale Indonesia
-
Explainer: Menteri PU 'Dinas Bareng Keluarga' ke Amerika Bertepatan Final Piala Dunia
-
BEI Akan Ajak Ngobrol S&P Dow Jones Indices Setelah Indonesia Diancam Turun Kelas
-
Said Iqbal Minta Purbaya Naikkan Ambang Batas Saldo JHT Kena Pajak Jadi Rp 400 Juta