Suara.com - PT Ciputra Development Tbk mengharapkan industri properti kembali menggeliat pasca pelaksanaan Pemilu Presiden tahun ini.
Direktur Ciputra Development Tulus Santoso mengatakan bahwa pada tahun ini perseroan menargetkan penjualan sebesar Rp10 triliun. Sepanjang empat bulan pertama 2014 ini, penjualan perseroan baru mencapai Rp1,85 triliun, artinya baru 18,5 persen dari target.
"Kami yakin penjualan akan membaik setelah Pemilu Presiden, diyakini kondisi makro ekonomi akan membaik sehingga berpengaruh terhadap industri properti di dalam negeri," ujar Tulus Santoso dalam "Investor Day" yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia.
Ia mengatakan bahwa pasca Pemilu Presiden nanti diharapkan beberapa tantangan di industri properti seperti LTV (loan to value), tingkat bunga yang tinggi, serta fluktuasi nilai tukar rupiah dapat kembali normal.
"Itu semua mempengaruhi, dengan fundamental ekonomi makro yang membaik akan berperan terhadap industri properti dan masyarakat menjadi lebih siap menyerap produk perseroan," katanya.
Pada tahun ini, kata Tulus Santoso, perseroan menargetkan peningkatan pendapatan menjadi Rp7,3 triliun, atau meningkat sebesar 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp5,1 triliun. Tercatat, pada kuartal I 2014 perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,2 triliun.
"Perseroan yakin dapat mencapai target pendapatan tahun ini hingga Rp7,3 triliun. Hal itu berdasarkan masih adanya 'backlog' pendapatan sebesar Rp6 triliun yang akan terealisasi pada tahun ini," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Emiten Jaya Real Property Perkuat Posisi Kota Mandiri dengan Fasilitas Premium
-
Pertumbuhan Properti Tangerang Jadi Magnet Ekspansi Industri Penunjang Hunian
-
Diversifikasi Aset ke Luar Negeri, Strategi Timeless Amankan Kekayaan?
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
MOJO Garap 8 Resort di Lombok, Kuta Mandalika Kian Diburu Investor
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar
-
Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?
-
Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter
-
Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar
-
Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi
-
Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir
-
Pertamax Naik, Pakar Mewanti-wanti Risiko Migrasi Massal ke Pertalite
-
Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958
-
Harga Emas Turun Semua Hari Ini! Antam, Galeri 24 dan UBS 'Spesial Diskon'
-
Bijak Berbagi Data, Cara Sederhana Melindungi Diri di Era Digital