Ilustrasi. (Shutterstock)
Sedangkan jenis pekerjaan yang tidak menarik minat untuk dikejar di luar negeri antara lain posisi administrasi, keamanan dan pelayanan perlindungan, jasa kesehatan dan akuntan.
Sementara itu, negara yang paling menarik di mata pencari kerja adalah Uni Emirat Arab. Negara di Timur Tengah itu mempekerjakan paling banyak pekerja asing dari seluruh dunia. 75 persen pekerja yang bekerja di negara itu berasal dari luar Timur Tengah. (News.com.au)
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
500 Ribu Lulusan SMK Siap Go Global: Cak Imin Targetkan Tenaga Terampil Tembus Pasar Dunia
-
Bukan Tak Ada Lapangan Kerja, PCO Jelaskan Maksud Menteri Karding Sarankan Cari Kerja di Luar Negeri
-
Desakan Ekonomi Membuat TKI Rentan Terjerat Perdagangan Orang
-
Desakan Ekonomi Jadi Pemicu TKI Mudah Terjebak Perdagangan Orang
-
Lebih dari Sekadar Gaji Besar, Ini Daya Tarik Bekerja di Luar Negeri bagi Orang Indonesia
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Wamenkeu Klaim Defisit APBN Masih Aman Meski Ada Perang AS-Israel-Iran
-
PT SMI Klaim Pembiayaan Proyek Masih Aman Meski Ada Konflik Timur Tengah
-
Bidik Investor Kalangan Masyarakat, PT SMI Siapkan Obligasi Rp 8-10 Triliun di 2026
-
Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel
-
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?
-
PT SMI Salurkan Rp 125 Triliun untuk Proyek Strategis Nasional
-
BEI Buka Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen
-
Pelayaran Selat Hormuz Ditutup, Biaya Logistik Terancam Melonjak
-
Elnusa Petrofin Perkuat Mitigasi Risiko, Pastikan BBM Aman Selama Ramadan
-
Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab