Suara.com - Tim sukses Prabowo-Hatta Rajasa Sandiaga Uno menegaskan, tidak ada pembelian saham PT MNC Investama Tbk yang dilakukan oleh pasangan capres-cawapres nomor urut 1 itu.
Menurut Sandiaga, data yang dilansir oleh kantor berita asing Bloomberg pada Kamis lalu merupakan kesalahan teknis. Karena itu, Sandiaga Uno mengungkapkan tidak ada lagi yang perlu diklarifikasi terkait pembelian saham MNC tersebut.
"Kami tidak ada keterangan tambahan karena sudah diklarifikasi pihak Bloomberg kemarin bahwa itu kesalahan penulisan dari pihak mereka dan sudah meminta maaf," kata Sandiaga melalui pesan pendek yang diterima suara.com, Sabtu (21/6/2014).
Di layar saham Bloomberg pada Kamis lalu muncul informasi pemegang saham PT MNC Investama Tbk (BHIT) dengan tulisan Tanoesudibjo/Prabowo-Hatta yang menjadi pemegang saham sebesar 6,13 persen.
Seperti dilansir laman bareksa.com, pasangan Prabowo-Hatta Rajasa memborong saham 4 perusahaan grup MNC dengan total nilai Rp869,8 miliar.
Berita Terkait
-
Prabowo: Orang Berpenghasilan Tinggi Harus Menghidupi Masyarakat Miskin
-
Borong Saham MNC, Prabowo-Hatta Lawan Jokowi Effect
-
Hatta: Pernyataan Wiranto untuk Jatuhkan Kredibilitas Prabowo
-
Hatta Sibuk Klarifikasi Pernyataan Prabowo soal Rp1.000 Triliun
-
Delia Septianti: Prabowo Bisa Angkat Martabat Bangsa
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Tiga Bank Bangkrut di Tahun 2026, Ini Daftarnya
-
FTSE Russell Bekukan Rebalancing Saham RI, Pjs Bos Bursa Buka Suara
-
Thomas Djiwandono: Agen Prabowo yang Bakal Robohkan 'Tembok Berlin' Fiskal-Moneter?
-
GoTo Beli Hak Penamaan Blok M Hub Gojek
-
Satpam BRI Raih Rekor MURI Karya Ilmiah Terbanyak
-
Harga Emas Antam Nyaris Rp 3 Juta/Gram Hari Ini
-
Rupiah Terus Bangkit, Dolar AS Lemas ke Level Rp16.786
-
BCA Optimis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bakal Meroket di 2026
-
IHSG Sempat Loyo Tapi Berbalik Terbang di Selasa Pagi, 322 Saham Hijau
-
Pertamina EP Raup EBITDA USD 887,44 juta di 2025