Suara.com - Harga daging ayam di Kota Palu, Sukawesi Tengah terus naik menyusul permintaan konsumen meningkat menjelang datangnya bulan Ramadan 2014.
Semula, harga daging ayam bertengger di posisi Rp20 ribu per kilogram lalu naik menjadi Rp21 ribu per kilogram beberapa hari lalu dan hari ini Rp22 ribu per kilogram Di Pasar Masomba, salah satu pasar tradisional di Kota Palu, daging ayam potong sudah naik menjadi Rp22 ribu per kilogram atau naik seribu rupiah dibanding sebelumnya.
Ibu Sri, seorang pedagang ayam di kawasan pasar itu mengatakan pedagang terpaksa menaikan harga karena harga di tingkat peternak naik.
"Kami pedagang tentu akan menyesuaikan harga penjualan agar tidak merugi," katanya.
Ia mengatakan sebelumnya harga ayam di tingkat produsen dijual rata-rata Rp20 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp21 ribu per kilogram sehingga pedagang ikut menyesuaikan dengan menaikan harga.
"Kami juga ambil keuntungan Rp1.000,00 per kilogram," katanya.
Sementara itu, harga daging sapi di Palu masih bertahan di posisi Rp95 ribu per kilogram Udin, seorang pedagang daging sapi di Pasar Masomba mengatakan harga masih bertahan sama seperti sebelumnya.
"Kami juga akan menaikan harga jika harga ternak sapi naik," katanya.
Namun sejauh ini, harga ternak sapi masih normal tergantung berat. Harga sapi per ekor sekarang ini berkisar Rp8 juta sampai Rp10 juta.
Semua ternak sapi yang disembelih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Palu merupakan produksi lokal.
Para pedagang sampai sekarang ini belum mendatangkan ternak sapi dari luar sebab stok ternak sapi potong di Sulteng cukup banyak, sehingga tidak perlu datangkan dari luar, kata Syahril, seorang pedagang sapi. (Antara)
Berita Terkait
-
Lemomo Gandeng GIMF dalam Program Ramadan, Dorong Dampak Sosial dan Ekonomi
-
Ramadan Bikin Belanja Online Makin Ngebut, Tren Cashback Jadi Andalan Pengguna
-
Maksimalkan Sisa THR, Investasikan Jadi Emas Lewat BRImo Lebih Menguntungkan
-
Kenapa Bulan Syawal Identik Jadi Musim Menikah di Indonesia? Ini Asal-usulnya
-
Refleksi Pasca Lebaran: Mampukah Saya Konsisten Menjaga Versi Terbaik Diri?
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
-
FTSE Segera Umumkan Klasifikasi, IHSG Ditutup Terkoreksi
Terkini
-
Pemerintah Kebut Restrukturisasi BUMN, 15 Perusahaan Logistik Akan Digabung Jadi Satu
-
Rupiah Babak Belur ke Rp17.100, BI Siapkan Instrumen Operasi Moneter
-
Lowongan Kerja BRI Terbaru April 2026, Terbuka untuk Semua Jurusan
-
Ekspor Produk Perikanan Capai 6,27 Miliar Dolar AS di 2025, Tertinggi dalam 5 Tahun
-
Siapa PT Yasa Artha Trimanunggal? Pemenang Pengadaan Motor Trail Listrik MBG
-
Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Dony Oskaria Bocorkan Skemanya
-
Pengujian B50 di Alat Berat Sukses, Indonesia di Ambang Swasembada Energi
-
Kemenhum Aktifkan Notifikasi Otomatis Perpanjangan Merek HKI Online
-
Transaksi Kripto RI Anjlok, Apa yang Terjadi?
-
Ternyata Ini Biang Kerok Atap Terminal 3 Bisa Jebol