Suara.com - Christine Lagarde, Direktur Dana Moneter Internasional (IMF) tengah diperiksa oleh aparat kepolisian Prancis dalam kasus dugaan korupsi. Kasus korupsi itu terjadi ketika Lagarde masih menjabat sebagai Menteri Keuangan Prancis.
Kemarin, Lagarde sudah menjalani pemeriksaan maraton. Setelah memberikan keterangan kepada polisi, Lagarde kembali menjalankan tugasnya sebagai Direktur IMF di Washington, Amerika Serikat.
Usai diperiksa, Lagarde mengungkapkan, tuduhan dirinya terlibat dalam kasus korupsi sama sekali tidak mempunyai dasar. Perempuan asal Prancis itu menjadi direktur IMF ketiga dalam satu dekade yang tersangkut kasus hukum.
Dalam kasus itu, Lagarde ditengarai tahu tentang pengucuran dana sebesar 400 juta dolar Amerika kepada seorang pengusaha.
“Setelah tiga tahun diselidiki dan belasan jam menjawab pertanyaan, pengadilan mengungkapkan bahwa dari bukti yang ditemukan tidak ada pelanggaran yang saya lakukan,” katanya.
Lagarde diduga memberikan uang dalam jumlah besar itu kepada pengusaha Bernard Tapie pada kasus sengketa penjualan saham mayoritasnya di perusahaan olahraga Adidas. Ketika itu, Tapie ingin menjual sahamnya di Adidas dan meminta Bank Lyonnais untuk menanganinya.
Namun, Tapie merasa ada yang salah dalam proses penjualan saham itu dan menggugat Bank Lyonnai yang merupakan bank milik negara. Kasus itu diselesaikan melalui arbitrase dan Tapie menerima uang 400 juta euro. (TorontoStar)
Berita Terkait
-
KPK Cegah 2 Tersangka Baru dalam Korupsi Kuota Haji Bepergian ke Luar Negeri
-
Sempat di Arab Saudi, Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Taba Kini Masuk Radar Cekal KPK
-
KPK Dalami Aliran Dana CSR di Kasus Madiun, Dirut Perumda Ikut Diperiksa
-
KPK Klaim Punya Wewenang untuk Usulkan Batasan Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik
-
Guru dari Aceh hingga Papua Pasang Badan untuk Nadiem, Bongkar Fakta Chromebook
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!
-
Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan
-
Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI
-
Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini
-
Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!
-
Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun