Suara.com - Dengan hormat
Untuk saat ini investasi apa yang bagus untuk dana 100 juta? Mohon petunjuknya.
Terima kasih
Tato, Jakarta
Hai Mas Tato,
Untuk memulai investasi, penting untuk mengetahui apa tujuan kita berinvestasi dan kapan hasil investasi tersebut akan kita gunakan. Jika kita sudah menetapkan 2 hal tadi, barulah kita menyusun portfolio rencana investasi kita dan tentunya berdasarkan profil risiko yang kita miliki.
Mengapa hal tersebut penting? Setiap jenis produk investasi mempunyai karakteristik masing-masing, ada yang cocok untuk jangka pendek dengan memberikan imbal hasil yang rendah tetapi stabil, ada yang sifatnya jangka menengah dan ada pula yang baru memberikan imbal hasil yang optimal jika dilakukan dalam jangka panjang.
Kembali ke pertanyaan Mas Tato. Banyak pilihan investasi yang bisa dilakukan dengan modal Rp100 juta dan jika memungkinkan sebaiknya dana tersebut dibagi-bagi ke dalam berbagai jenis produk investasi atau dalam bahasa kerennya diversifikasi.
Berikut beberapa pilihan investasi:
• Deposito : cocok untuk investasi jangka pendek, imbal hasil kecil tetapi stabil sehingga aman.
• Obligasi : jangka menengah, imbal hasil lebih tinggi dari deposito, stabil. Sebaiknya memilih obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah, karena lebih aman.
• Reksadana (Campuran atau Saham): investasi untuk jangka menengah dan panjang, resiko moderate, ada potensi imbal hasil yang tinggi tetapi bisa pula dana Anda habis jika pasar melemah.
• Bisnis (Waralaba) : jangka panjang, ada potensi untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi. Tetapi Anda harus terjun langsung ke dalam bisnis tersebut. Jangan tergiur dengan penawaran bisnis yang menjanjikan keuntungan yang tetap dan tinggi imbal hasilnya.
• Emas : meskipun saat ini harga emas agak melemah, tetapi produk ini masih terbukti sebagai investasi yang terbaik di saat yang terburuk karena bisa sebagai cadangan kalau terjadi inflasi yang sangat tinggi.
• Properti : biasanya memang investasi di properti memerlukan modal yang besar. Tetapi jika kita jeli melihat potensi suatu lokasi yang masih rendah harganya, dalam jangka panjang investasi ini memberikan hasil yang sangat besar mengingat harga tanah yang kian melambung.
Selamat berinvestasi.
Salam,
Sari Insaniwati, CFP
MRE Financial & Business Advisory
Mitra Rencana Edukasi, PT I Jl Musi No.33 Cideng Gambir Jakarta Pusat 10150 I T. 021- 385 6722, info@mre.co.id I www.mre.co.id, Follow us @mreindonesia, Facebook MRE Financial & Business Advisory
Artikel ini merupakan kerja sama suara.com dengan Mitra Rencana Edukasi Financial & Business Advisory. Apabila anda ingin mengajukan pertanyaan seputar perencanaan keuangan, silakan kirim pertanyaan anda ke alamat redaksi@suara.com.
Tag
Berita Terkait
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Anhar Sudradjat: Investasi Rumah Lebih Menguntungkan Dibanding Emas
-
Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi
-
Bukan Sekadar Tabungan, Inilah 10 Tanda Keuangan Anda Aman dan Stabil
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar