Suara.com - Banyaknya masyarakat yang membeli rumah hanya untuk investasi demi mendapatkan keuntungan di masa depa membuat harga properti saat ini menjadi naik tidak wajar.
"Banyak orang yang membeli properti untuk meraih keuntungan belaka. Itu yang menyebabkan harga properti saat ini tidak terkendali," kata praktisi investasi Ryan Filbert di Jakarta, Jumat (12/12).
Dia mencontohkan bila seseorang memiliki dana Rp10 miliar dan membeli 10 properti dengan harga Rp1 miliar per unit. Properti-properti tersebut sengaja dibeli untuk dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi.
Contoh lain sebuah perusahaan yang menjual properti dalam sehari menghasilkan omset senilai Rp2 triliun padahal bangunannya belum jadi.
"Itu euforia judi," katanya.
Menurut dia, tren ini berdampak pada kalangan yang benar-benar membutuhkan properti tersebut.
"Misalnya kita mau membeli rumah, jadinya nggak mampu karena daya beli kita nggak sesuai dengan daya beli orang-orang yang membeli properti untuk dijual kembali," ujarnya.
Dia melihat bahwa penawaran properti yang berharga tinggi tanpa diimbangi dengan permintaan yang cukup akan berujung pada anjloknya harga properti tersebut.
Ryan mencontohkan beberapa daerah yang harga propertinya saat ini mengalami penurunan, seperti di Puncak (Jawa Barat), Tangerang (Banten), Jakarta Barat dan Jakarta Utara.
"Hal ini karena harga demand-nya nggak cocok. Demand-nya di harga Rp2 miliar tapi harga jualnya mencapai Rp4 miliar. Tidak ketemu harganya," kata dia.
Pihaknya menyarankan bagi orang-orang yang ingin berinvestasi di dunia properti secara sehat bisa dilakukan dengan cara ‘beternak’ properti.
Beternak properti, maksudnya dengan membeli satu properti dan menyewakannya kepada pihak lain. Dari biaya sewa tersebut kemudian dikumpulkan untuk membeli properti berikutnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
-
Purbaya Datangi Perusahaan China Pengemplang Pajak, Rugikan Negara hingga Rp 5 T
-
Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi
-
Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
-
7 Rekomendasi Dompet Digital Terbaik untuk Transaksi dari Luar Negeri
-
Dear Pak Prabowo! 23 Juta Rakyat RI Hidup Miskin, Mayoritas di Pulau Jawa