Suara.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menargetkan di awal 2015, pembangunan rumah kemasan di daerah tersebut akan segera rampung.
"Kami merencanakan, rumah kemasan untuk Industri Kecil Menengah (IKM) di Sulut akan segera diselesaikan di awal 2015," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara Jenny Karouw, di Manado, Rabu, (31/12/2014).
Jenny mengatakan rencana pembangunan rumah kemasan ini dimasukkan dalam rencana anggaran 2015. Namun, pemerintah akan berusaha secepatnya dilakukan, sehingga IKM tidak kesulitan menjual produk jika memiliki kemasan yang cukup bagus.
"Rumah kemasan tersebut bukan gedung baru, tetapi merenovasi bangunan yang sudah ada dan diharapkan rampung pada 2015," katanya.
Kehadiran gedung khusus pemberdayaan kemasan tersebut, kata Jenny, diharapkan dapat membantu kalangan industri kecil menengah (IKM) dan usaha menengah kecil dan mikro (UMKM) dalam pengemasan produk.
"Adanya kemasan yang baik maka makanan dan minuman menjadi hygienis (bersih/sehat) dan terjamin keamanannya dari berbagai faktor penyebab rusaknya makanan dan minuman," katanya.
Keuntungan lainnya, pelaku usaha tidak perlu lagi ke luar daerah untuk merancang kemasan bagi produk mereka. Kehadiran rumah kemasan ini akan dikelola secara profesional, untuk itu Disperindag akan membentuk tim khusus.
"Selama ini banyak pelaku usaha mengemas dengan cara tradisional sehingga akan berpengaruh terhadap kualitas makanan yang dijual," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
IKM Punya Peran Kunci Capai Target Net Zero Emissions 2050, Apa Saja Tantangannya?
-
Program "Ayo Belajar Ekspor" Kulon Progo Arahkan Pelaku IKM Luaskan Perdagangan
-
Ciptakan Lapangan Kerja, IKM Binaan PLN di Kampung Purun Kalsel Serap Pengrajin Lokal
-
Dukung Industri Kecil dan Menengah Sektor Otomotif, Menperin Ajak Kadin serta PT Astra International Tbk
-
Ikut Pameran Internasional, Menperin Ingin IKM Permesinan RI Tembus Pasar Ekspor
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak
-
BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat
-
KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap
-
Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah
-
Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos
-
Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar
-
Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain
-
Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?
-
Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026
-
Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya