Suara.com - Menjelang bulan puasa, Juni 2015, harga sejumlah bahan pokok mulai merangkak naik. Selain meningkatnya kebutuhan masyarakat, kenaikan harga sejumlah komoditas disebabkan cuaca yang tidak menentu beberapa bulan terakhir sehingga membuat pasokan kebutuhan pokok terganggu.
Berdasarkan pantauan suara.com pada Jumat (8/5/2015) siang, kenaikan harga kebutuhan pokok mulai terjadi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Kenaikan harga terjadi pada telur, cabai, bawang merah, dan bawang putih serta sejumlah komoditas sayur mayor. Kenaikan harga bervariasi dari 15 persen hingga 35 persen.
Untuk telur ayam negeri pada hari biasanya harganya berkisar Rp17 ribu-Rp18 ribu per kilogram. Namun, sebulan menjelang bulan puasa harganya mulai merangkak naik menjadi Rp22 ribu sampai Rp23 ribu per kilogram.
“Ini memang sudah biasa mbak kalau jelang bulan puasa dan ramadhan pasti naik, tapi pasokannya sama aja. Bukan telur ayam negeri saja yang naik, telur ayam kampung naik dari Rp18 ribu jadi Rp20 ribu per kilogram. Mulai awal bulan ini kemarin mulai naik, biasanya akan terus naik sampai mendekati lebaran nanti," kata Rahman (34), pedagang telur di Pasar Induk Kramat Jati, kepada Suara.com.
Menurut Rahman, kenaikan harga-harga bahan pokok selalu terjadi setiap tahun menjelang bulan puasa dan Lebaran. Hal ini lantaran kebutuhan masyarakat yang meningkat, tetapi tidak disertai dengan pasokan yang memadai.
Kondisi seperti membuat sejumlah pedagang terpaksa menaikkan harga kebutuhan pokok untuk menjaga stok penjualan.
“Ini mah enggak heran mbak. Pasokannya sama-sama aja, padahal kebutuhan masyarakat kan meningkat terus. Jadi untuk menjaga stok dagangan kita , makanya kita naikkan harganya, sampai ada pasokan lagi. Kalau enggak kita yang rugi karena kehabisan barang,” katanya.
Kenaikan harga kebutuhan bahan pokok juga terjadi pada harga cabai rawit merah yang kian pedas dipasaran. Harga cabai merah besar dari Rp23 ribu per kilogram naik menjadi Rp50 ribu per kilogram kemudian cabai rawit hijau naik menjadi Rp21 ribu per kilogram dari harga Rp18 ribu per kilogram, selanjutnya cabai merah keriting yang dijual dari Rp24 ribu per kilogram menjadi Rp28 ribu per kilogram.
Sementara harga jual bawang, rata-rata meningkat Rp3 ribu per kilogram. Contohnya bawang merah dari Rp28 ribu per kilogram menjadi Rp31 ribu per kilogram, bawang putih dari Rp20 ribu per kilogram naik menjadi Rp23 ribu per kilogram. Selain out untuk komoditas beras juga mengalami kenaikan, dari sebelumnya Rp10 ribu per kilogram menjadi Rp16 ribu per kilogram.
“Kenaikan ini sudah dua minggu karena kemarin kan masih musim hujan jadi distribusinya agak sulit, " kata kata Ahmad (25), pedagang sayur mayur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Asosiasi Emiten Minta Kewajiban Free Float 15 Persen Diterapkan Bertahap
-
Prabowo Teken Keppres Cuti Bersama 2026, Total Ada 8 Hari
-
Bursa Kripto Global Ini Catatkan Kepemilikan Aset Rp486 Triliun
-
RI Bakal Punya Pembangkit Nuklir, Hashim Djojohadikusumo: 70 Gigawatt Akan Dibangun
-
Misbakhun Masuk Radar Bos OJK, Hasan Fawzi: Terbuka Buat Semua!
-
Profil Mukhamad Misbakhun: Ketua Komisi XI DPR RI, Calon Ketua OJK?
-
Prabowo Bakal Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personil
-
Pemilik Lippo Karawaci (LPKR) dan Gurita Bisnisnya di Indonesia
-
Dihantam Tekanan Jual, IHSG Memerah Lagi
-
IHSG Ambles dan Aksi Jual Marak Usai Kabar Misbakhun Jadi Bos OJK