Suara.com -
Kurs dolar AS diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya pada Rabu (Kamis pagi WIB), setelah melonjak ke tingkat tertinggi dalam lebih dari dua minggu di sesi sebelumnya.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 1,21 persen menjadi 95,468 pada akhir perdagangan Selasa, tingkat tertinggi sejak 8 Juni karena serangkaian data positif baru-baru ini telah memperkuat ekspektasi pasar kenaikan suku bunga tahun ini.
Indeks mengalami penurunan 0,10 persen menjadi 95,340 pada akhir perdagangan Rabu.
Di sisi ekonomi, Departemen Perdagangan AS mengatakan pada Rabu bahwa angka akhir kuartal pertama produk domestik bruto (PDB) menurun pada tingkat tahunan 0,2 persen, di atas perkiraan sebelumnya kontraksi 0,7 persen dan sesuai dengan harapan.
Investor juga terus mengawasi situasi utang Yunani. Presiden Eurogroup Jeroen Dijsselbloem mengatakan pada Rabu bahwa pembicaraan Yunani dan zona euro tidak mencapai kesepakatan dan diatur untuk dimulai kembali pada Kamis.
Para analis mengatakan waktu berjalan keluar untuk Yunani dan para kreditor untuk mencapai kesepakatan sebelum negara itu membayar utang 1,6 miliar euro kepada IMF pada akhir bulan ini.
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1202 dolar dari 1,1169 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,5699 dolar dari 1,5715 dolar di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7707 dolar dari 0,7729 dolar.
Dolar AS dibeli 123,84 yen Jepang, lebih rendah dari 123,96 yen dari sesi sebelumnya. Dolar AS beringsut turun ke 0,9343 franc Swiss dari 0,9352 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,2392 dolar Kanada dari 1,2336 dolar Kanada. (Antara/Xinhua)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Rupiah Melemah Terus, Menkeu: Saya Tidak Bisa Kendalikan
-
Tips Mengajukan KPR Subsidi via Bank BTN Agar Diterima
-
Perusahaan Global Berebut Proyek Energi Hijau Indonesia, Saham-saham Ini Ikut Menguat
-
Prospek Properti Negara Tetangga dan Proyeksi Pasar Global Tahun 2026
-
Purbaya Mengaku Belum Diajak Bicara Istana soal Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN
-
Apindo Berharap Perjanjian Dagang RI-AS Pangkas Tarif Industri Padat Karya
-
PNM Raih Apresiasi Internasional, Komitmen Perluas Pemberdayaan Perempuan Lewat Orange Bonds
-
Pajak Kendaraan Jateng Naik Drastis, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Arus Kendaraan Mudik Diproyeksi Naik 7%, Bisa Picu Potensi Macet di Pelabuhan
-
Perang Lawan Baja Impor, Pelaku Industri Desak Pengawasan Ketat dan Wajib SNI