Bisnis / Keuangan
Selasa, 07 Juli 2015 | 13:00 WIB
Bursa Efek Indonesia. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Hari ini, selasa (7/7/2015), PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) telah resmi mendaftarkan dirinya sebagai perusahaan terbuka di Bursa Saham Indonesia (BEI).

Harga saham perdananya dibuka pada level Rp700 per lembar atau mengalami kenaikan sekitar Rp150 pon dari Rp550 per lembar saham.

Saham BOLT berada pada level tertinggi Rp750 perlembar saham dan terendah Rp650. Saham perseroan ditransaksikan sebanyak 43 kali, dengan volume 3.800 lot. Adapun nilai transaksinya mencapai Rp284 juta.

‪”Pencatatan saham Garuda Metalindo merupakan peristiwa bersejarah. Keberhasilan ini mendorong kami untuk bekerja lebih keras lagi,” Presiden Direktur PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) Hendra Widjaja di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (7/7/2015).

Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Utama BEI Tito Sulisto. Pihaknya berharap dengan berubahnya status PT Garuda Metalindo menjadi perusahaaan terbuka, Garuda Metalindo mampu menjadi lebih transparan dan meningkatkan kepercayaan investor sebagai misi dari BEI.

"Kita akan kerjasama dan sedang kerja keras mendongkrak jumlah investor dan transaksi harian saham," ujarnya.

Sekedar informasi, Garuda Metalindo mengawalai pasar saham perdananya dengan melepas saham 468.750 ribu lembar saham baru dan 20 persen dari modal yang di setor pada penawaran umum.

Pada pembukaan sesi pertama, saham yang terjual 9 ribu lot dengan nilai transaksi Rp725 juta. Dengan penjualan tersebut, nilai saham perusahaan ini meningkat 48 persen.

Sebagai emiten dengan kode Bolt, dalam IPO berhasil mengantongi dana tunai sekitar Rp258 miliar.

Dana hasil IPO, BOLT sekitar 52 persen untuk bayar utang ke PT Bank Pertamata Tbk dan Key Sumber Ventures Ltd Hongkong. Sedangkan  28 persen untuk belanja modal dan sisanya 20 persen untuk modal kerja.

Load More