Suara.com - Indeks harga saham gabungan Bursa Efek Indonesia pada Jumat (3/7/2015) ditutup menguat sebesar 38,12 poin menyusul pelaku pasar saham di dalam negeri yang kembali melanjutkan aksi beli.
IHSG BEI ditutup menguat sebesar 38,12 poin atau 0,77 persen menjadi 4.982,91. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 8,13 poin (0,96 persen) menjadi 857,04.
"Pelaku pasar saham kembali mengambil posisi aksi beli sehingga indeks BEI melanjutkan penguatannya," kata Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo di Jakarta.
Menurut dia, salah satu faktor yang mendorong pelaku pasar melakukan aksi beli yakni optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun ini yang bakal mengalami peningkatan dibandingkan kuartal sebelumnya.
"Bank Indonesia dan Menteri Keuangan dalam kesempatan terpisah menyatakan pertumbuhan ekonomi kuartal II 2015 bakal lebih baik dibandingkan kuartal I 2015," paparnya.
Ia memproyeksikan bahwa harapan positif terhadap perekonomian kuartal II itu diperkirakan bertahan hingga menjelang publikasi angka pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2015 yang sedianya akan dilakukan pada tanggal 15 Juli mendatang.
"Level psikologis 5.000 poin diperkirakan dapat tercapai dalam waktu dekat," katanya.
Perdagangan di BEI tercatat mencapai frekuensi 181.767 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 3,83 miliar lembar saham senilai Rp3,23 triliun. Sebanyak 163 saham bergerak naik, dan 113 saham turun, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 114 saham.
Dari bursa regional, indeks Hang Seng melemah 218,21 poin (0,83 persen) ke level 26.064,11, indeks Nikkei naik 17,29 poin (0,08 persen) ke level 20.539,79, dan indeks Straits Times menguat 11,92 poin (0,28 persen) ke posisi 3.338,34. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
-
IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan Hari Ini, Saham-saham Bluechip Saatnya Tampil?
-
IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya
-
IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket
-
Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan