Suara.com - Baru sehari menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution langsung mengisi aktivitas perdana dengan menghadiri rapat Forum Koordinasi Stabilisasi Sistem Keuangan bersama Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan di Kantor Kementerian Keuangan.
Darmin mengatakan diundang Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. Dalam rapat tadi, dia banyak berdiskusi dengan empat anggota keuangan negara lainnya untuk mengetahui kondisi ekonomi Indonesia terkini.
“Ya ini kan atas undangan pak Bambang. Sebenarnya adanya Pak Bambang kan sudah mewakili, karena saya diundang saya juga tadi banyak berdiskusi dengan anggota lainnya. Banyak pembahasan yang dibahas tadi, ya seputar persoalan ekonomi,” kata Darmin di kantor Kementerian Keuangan.
Dalam rapat tersebut ia juga meminta dilibatkan dalam setiap pengambilan kebijakan. Pasalnya, dengan melibatkan kementerian lainnya, dapat menambah prespektif yang lebih luas bagaimana dampak kebijakan yang akan dikeluarkan.
“Kan kalau kita libatkan kementerian lain perspektif kita bisa menjadi lebih luas. Dimana dampaknya dari kebijakan itu,” katanya.
Ia mencontohkan jatuhnya beberapa harga komoditas dunia telah berdampak pada peningkatan kredit macet (Non Performing Loan/NPL) sejumlah bank yang menyalurkan kreditnya di sektor komersial. Khususnya yang bergerak di bidang komoditas, yang memang harganya terpuruk sepanjang tahun ini.
Oleh sebab itu, ia menilai pengambilan keputusan moneter dan fiskal harus dilihat dari sudut pandang yang luas.
"Maka dalam rangka pengambilan kesimpulan dan kebijaksanaan selain mempertimbangkan lebih luas faktornya barangkali sudut pandangnya jadi lebih beragam," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Bukan Sekadar Ekspor-Impor, ART Ikat RIAS dalam Koordinasi Kebijakan Global
-
Perjanjian Tarif Resiprokal, Produk Impor dari AS Tak Perlu Sertifikasi Halal? Ini Faktanya
-
Pedagang Pasar Bilang Harga MinyaKita Tak Pernah Rp 15.700/Liter
-
Pedagang Pasar: Harga Pangan Semuanya Naik, Cabai Rawit Tembus Rp 100 Ribu/Kg
-
Bukan Sekadar Renovasi, Program Pondasi Bangun Rasa Aman dan Produktivitas Warga
-
Tak Cuma Dagang, RI-AS Garap Hilirisasi Silika hingga Nuklir Skala Kecil
-
Terbukti Goreng Saham, OJK Beri Sanksi Denda Rp 5,7 Miliar ke Influencer Pasar Modal
-
Purbaya Bebaskan PPN untuk Sumbangan Bencana Banjir Sumatra
-
Smart Home Makin Diminati, Konsumen Lebih Mudah Nikmati Pengalaman Smart Living
-
Ekonom Nilai Indonesia Rugi Banyak dari Kesepakatan Dagang dengan AS