Suara.com - Baru sehari menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution langsung mengisi aktivitas perdana dengan menghadiri rapat Forum Koordinasi Stabilisasi Sistem Keuangan bersama Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan di Kantor Kementerian Keuangan.
Darmin mengatakan diundang Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. Dalam rapat tadi, dia banyak berdiskusi dengan empat anggota keuangan negara lainnya untuk mengetahui kondisi ekonomi Indonesia terkini.
“Ya ini kan atas undangan pak Bambang. Sebenarnya adanya Pak Bambang kan sudah mewakili, karena saya diundang saya juga tadi banyak berdiskusi dengan anggota lainnya. Banyak pembahasan yang dibahas tadi, ya seputar persoalan ekonomi,” kata Darmin di kantor Kementerian Keuangan.
Dalam rapat tersebut ia juga meminta dilibatkan dalam setiap pengambilan kebijakan. Pasalnya, dengan melibatkan kementerian lainnya, dapat menambah prespektif yang lebih luas bagaimana dampak kebijakan yang akan dikeluarkan.
“Kan kalau kita libatkan kementerian lain perspektif kita bisa menjadi lebih luas. Dimana dampaknya dari kebijakan itu,” katanya.
Ia mencontohkan jatuhnya beberapa harga komoditas dunia telah berdampak pada peningkatan kredit macet (Non Performing Loan/NPL) sejumlah bank yang menyalurkan kreditnya di sektor komersial. Khususnya yang bergerak di bidang komoditas, yang memang harganya terpuruk sepanjang tahun ini.
Oleh sebab itu, ia menilai pengambilan keputusan moneter dan fiskal harus dilihat dari sudut pandang yang luas.
"Maka dalam rangka pengambilan kesimpulan dan kebijaksanaan selain mempertimbangkan lebih luas faktornya barangkali sudut pandangnya jadi lebih beragam," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
IHSG Terkoreksi di Tengah Isu Turun Kelas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi
-
Indeks Keyakinan Konsumen Turun ke 117,8 pada Juni 2026, BI: Masyarakat Masih Optimistis
-
IHSG Berpotensi Koreksi ke Level 5.850 Usai Trump Singgung Perang Berlanjut
-
Cara Gabung Shopee Affiliate, Tips untuk Ibu Rumah Tangga Dapat Cuan Tambahan
-
BCA Syariah Gandeng BEI dan Henan Sekuritas Edukasi Investasi Syariah Mahasiswa PNJ
-
Lagi Butuh Dana Darurat? Gini Cara Pinjam Uang di Shopee Pakai SPinjam
-
Dokumen Rencana Kunker Bareng Keluarga ke New York Jadi Sorotan, Menteri PU: Batal, batal!
-
BRI dan Danantara Percepat Transformasi untuk Tingkatkan Efisiensi Pendanaan
-
Purbaya Masih Kaji Permintaan Said Iqbal soal Hapus Pajak JHT
-
Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan