Suara.com - Penguatan Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) berlanjut. Pada Kamis (8/10/2015) IHSG dibuka menguat sebesar 14,96 poin atau 0,33 persen menjadi 4.502,09 menyusul kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 3,83 poin (0,50 persen) menjadi 770,91.
Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo di Jakarta, Kamis mengatakan bahwa penguatan IHSG seiring dengan aliran dana asing yang kembali masuk sebagai respon dari berbagai paket kebijakan ekonomi yang diumumkan Pemerintah dalam beberapa waktu terakhir.
"Dana asing yang mengalir masuk secara konsisten semenjak tanggal 30 September 2015 menyentuh angka level psikologis sebesar Rp1 triliun," katanya.
Menurut dia, kembali mengalirnya dana asing ke Bursa Efek Indonesia menunjukkan pemodal merespon positif langkah-langkah kebijakan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah. Kebijakan ini dinilai membawa pengaruh positif bagi kondisi ekonomi Indonesia ke depannya.
Dari eksternal, lanjut dia, data-data ekonomi AS yang cenderung negatif menjadi sinyal bahwa The Fed untuk menaikan suku bunga di bulan Oktober semakin kecil sehingga membuat aset di negara berkembang kembali terlihat menarik.
Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Hadiyansyah menambahkan bahwa IHSG yang mampu melewati level 4.500 poin berpotensi melanjutkan penguatannya dan mengakhiri tren penurunan jangka pendek-menengah.
"Level batas bawah IHSG untuk jangka pendek berada di 4.343 poin. Jika IHSG masih mampu bertahan di atas level itu maka IHSG akan relatif terjaga," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Tekanan Jual Investor Bikin IHSG Ambruk Lagi, 429 Saham Kebakaran
-
Luhut Pede Makin Banyak Dana Asing Masuk IHSG Usai Reformasi Pasca 'Geger MSCI'
-
Portofolio Berdarah-darah Saat IHSG Anjlok, Bertahan atau Menyerah?
-
IHSG Lanjutkan Tren Negatif di Sesi Pertama, 387 Saham Anjlok
-
Saham BUMI Meroket, Aksi Borong Picu Kenaikan Harga Hari Ini
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram
-
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
-
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe
-
Flyjaya Resmi Layani Rute Morowali, Cek Link Tiketnya di Sini