Suara.com - Indikator utama pasar saham Prancis, indeks CAC 40 mengakhiri perdagangan Rabu (14/10/2015) dengan penurunan 34,35 poin atau 0,74 persen menjadi 4.609,03. Ini dikarenakan indikator ekonomi mengecewakan dari Amerika Serikat dan Cina.
Indeks CAC 40 di Paris ditutup lebih rendah dengan 27 saham dari 40 saham pilihan mengalami kemerosotan. Tiga perusahaan yang sahamnya turun paling tajam adalah Schneider Electric turun 2,26 persen, Publicis Groupe turun 1,92 persen dan Accor turun 1,77 persen.
Sementara tiga pencetak keuntungan terbesar adalah Engie melompat 2,35 persen, Vivendi bertambah 2,30 persen dan EDF naik 0,86 persen. Di hari perdagangan sebelumnya, indeks CAC 40 ditutup dengan penurunan 45,32 poin atau 0,97 persen menjadi 4.643,38.
Sementara itu, Indeks pasar saham Spanyol Ibex-35 ditutup turun 0,77 persen menjadi 10.037,60 poin, dari 10.115,30 poin. Saham Gamesa memimpin penurunan kehilangan 3,05 persen. Diikuti oleh Telefonica, Indra A, Banco Santander, Inditex dan Ferrovial yang masing-masing turun 2,90 persen, 2,25 persen, 1,85 persen, 1,36 persen dan 1,02 persen.
Di sisi lain, saham OHL memimpin kenaikan dengan bertambah 9,18 persen, diikuti oleh Abengoa "B", ACS, Acerinox, Sacyr dan Tecnicas Reunidas yang berturut-turut naik 2,59 persen, 2,0 persen, 1,99 persen, 1,30 persen dan 1,14 persen.
Lainnya, Indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, kehilangan lebih dari 100 poin pada Rabu dan berakhir pada 9.915,85 poin.
Investor berada di bawah tekanan jual setelah keuntungan besar pekan lalu. Indeks saham unggulan (blue-chip) kehilangan 116,97 poin, atau 1,17 persen.
Perusahaan utilitas E.ON SE menduduki puncak daftar pencetak keuntungan dengan peningkatan 3,32 persen, diikuti perusahaan semikonduktor Infineon Technologies AG menambahkan 1,39 persen. Selanjutnya, saham perusahaan perlengkapan olahraga Adidas AG maju 1,05 persen, Deutsche Lufthansa AG naik 0,33 persen dan Volkswagen AG Vz naik sebesar 0,28 persen.
Vonovia SE, sebuah perusahaan real estate, turun paling tajam sebesar 5,18 persen, diikuti Linde AG, perusahaan gas industri, tergelincir sebesar 2,5 persen. Kemudian Merck KGaA, sebuah perusahaan farmasi, kimia dan ilmu hayati merosot 2,4 persen dan BASF SE turun sebesar 2,23 persen.
Nilai perdagangan mencapai 3,31 miliar euro (sekitar 3,76 miliar dolar AS), dengan saham Volkswagen AG Vz paling aktif diperdagangkan mencapai transaksi senilai 249,24 juta euro (sekitar 283,45 juta dolar AS). (Antara/Xinhua)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Pedagang Dilarang Naikkan Harga, Bos Bapanas Ungkap Stok Beras 3,3 Juta Ton
-
Bahlil Dukung Pencabutan Izin Tambang Emas Martabe, KLH Dorong ke Bareskrim
-
Bidik Laba Rp 100 M, Emiten IFSH Mau Akuisi Tambang Nikel Tahun Ini
-
Garap Banyak Film, Emiten Hiburan IRSX Bidik Pendapatan Tumbuh 200% di 2026
-
Bahlil Jamin Sumur Rakyat Mulai Bisa Beroperasi Secara Legal
-
Menperin Pede Industri Makanan dan Minuman Bisa Jadi Andalan ke Depan
-
Pelabuhan Jadi Simpul, 127 Kapal Bantuan Padati Aceh dan Sumut
-
BRI Insurance Ganti Nama BRINS OTO Menjadi OTOMAXY
-
Sinergi BPJS Kesehatan & Mahkamah Agung Didorong untuk Jaga Keberlanjutan Program JKN Nasional
-
Pajak Kripto Meningkat di Tengah Industri yang Lesu