Suara.com - Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Bambang Gatot berencana akan memberikan peringatan kepada PT Freeport Indonesia yang berada di Mimika, Papua. Sebab Freeport belum juga melakukan penawaran divestasi kepada pemerintah.
"Kan seharusnya tanggal 14 Oktober kemarin. Tapi sampai sekarang belum sampaikan penawaran itu. Ya kita tunggu saja, kan deadline kan jadwalnya kan Oktober ini. Kalau belum ya kita akan peringati dan mengingatkan mereka," kata Bambang saat ditemui di Gedung DPR, Senin (19/10/2015).
Jika dalam waktu satu tahun, Freeport belum juga melakukan penawaran saham, pemerintah akan memberikan sanksi. "Kalau sudah lewat satu tahun mungkin baru ada sanksi," ungkapnya.
Namun jika dilihat berdasarkan timeline, tidak ada batas waktu. Tetapi jika dilihat berdasarkan regulasinya, ulang tahun ke lima sesuadah masuk produksi mereka akan mulai penawaran.
"Kemudian pemerintah selama 90 hari akan menilai sekaligus tetapkan siapa yang beli," katanya.
Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan, apakah penawaran saham divestasi ini bisa diulur sampai revisi peraturan pemerintah selesai. Hal ini melihat dari perkara sebelumnya terkait proses negosiasi Newmont.
"Saya belum tahu rebisi PP kapan. Kan negosiasi Newmont juga lama. Yang 7 persen Newmont butuh waktu berapa lama. Kan tanggal 14 Oktober harusnya ditawarkan. Tapi sampai sekarang belum ya akan kita ingatkan," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru
-
Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja
-
Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan
-
Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah
-
Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung
-
Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax
-
Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis
-
Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi
-
Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!
-
Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter