Suara.com - Setelah keduanya kerap dikabarkan tak akur, pemerintah berencana melebur anak usaha PT Pertamina yaitu PT Pertagas dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. Namun Pertamina memilih menunggu kelanjutan rencana pemerintah tersebut.
Rencana pemerintah mendirikan perusahaan induk (holding) untuk beberapa badan usaha pelat merah diutarakan Rini Soemarno, Menteri BUMN, Senin (226/10/2015). Namun di tahap awal, pemerintah dipastikan akan lebih dulu membentuk perusahaan virtual holding sebelum benar-benar merealisasikan rencana tersebut. Wacana pembentukan perusahaan holding tak lepas dari instruksi Presiden Joko Widodo yang menginginkan beberapa BUMN dengan lini bisnis yang sama dikelompokkan ke dalam satu perusahaan induuk. Hal ini dimaksudkan agar perusahaan BUMN tersebut dapat berkembang tanpa harus saling bersaing di lini bisnis yang sama.
Menyusul instruksi tersebut, Menteri Rini mengisyaratkan bakal membentuk perusahaan holding di beberapa sektor seperti pelabuhan, perkebunan, hingga penjualan minyak dan gas bumi. Salah satu rencana yang digaunggakan adalah penggabungan Pertagas dengan PGN yang sebetulnya sejak beberapa tahun lalu sudah digaungkan.
Menanggapi hal ini, Wianda Pusponegoro, Vice President Corporate Comunication PT Pertamina mengatakan bahwa rencana yang dikemukakan Rini belumlah final. "Itu finalnya nanti menunggu roadmap BUMN. Jadi saya belum bisa bicara lebih jauh," kata Wianda saat dihubungi Suara.com, Selasa (27/10/2015).
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Purbaya Buka Opsi Tarik Pajak Tambahan untuk Produk China di Tokopedia-TikTok dkk
-
Kemenkop Bantah Isu Kopdes Merah Putih Picu Konflik di Adonara, Ini Faktanya
-
OJK Resmi Punya Pejabat Baru, Ini Susunannya
-
Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun
-
Siap-siap! Harga BBM di RI Bakal Melakukan Penyesuaian 1 April 2026
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur