Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meberikan kemudahan bagi para nelayan dan pengusaha nelayan untuk mendapatkan kredit bagi usahanya.
Hal tersebut dilakukan untuk membantu menjalankan program pemerintah yakni program Jangkau, Sinergi dan Guideline (Jaring) di sektor kelautan, perikanan dan kemaritiman.
"Ya kita menyedian fasilitas untuk para nelayan dan pengusaha nelayan untuk memperoleh fasilitas kredit guna memperbesar usahnya tersebut," kata Direktur BRI Muhammad Irfan saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2015).
Meski demikian, untuk mendapatkan fasilitas tersebut, harus ada beberapa syarat yang dipenuhi oleh debitur.
"Ada syaratnya, yang pasti kredit ini bukan untuk modal usaha, tapi sebagai tambahan modal usaha. Jadi usahanya harus jalan dulu, baru mengajukan kredut ini," katanya.
Selain itu, nasabah yang mengajukan kredit ini tidak bolej masuk dalam daftar hitam atau pembayaran cicilannya sering nunggak.
"Jadi kalau bisa dibilang nggak boleh masuk dalam daftar hitam, yang sering nunggak bayarnya itu nggak bisa," ungkapnya.
Syarat yang ketiga adalah jenis usaha tersebut sudah tergolong bankabble atai belum ini juga harus di perhatikan.
"Kalau belum masuk dalam bankable bisa lewat cara lain, bisa KUR, atau skim kan caranya banyak," tegasnya
Berita Terkait
-
8 Pinjol Masuk Pengawasan Khusus, Izin Usaha Terancam Dicabut
-
DC Solusiku Gunakan Intimidasi? OJK Turun Tangan Selidiki Dugaan Pelanggaran
-
Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T
-
OJK Panggil Paksa Pinjol Solusiku, Penyebabnya Diduga Pelanggaran Berat
-
Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?
-
BTN Sukses Tekan Rasio Kredit Bermasalah, Transformasi Loan Factory Perkuat Kualitas Kredit Baru
-
Berawal dari Keterbatasan, Kini Omzet UMKM Ini Meroket Berlipat
-
Transaksi Syariah Bank Mega Syariah Melonjak 89 Persen, Ini Pendorongnya
-
Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 20,5 Persen di 2026
-
Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi
-
8 Pinjol Masuk Pengawasan Khusus, Izin Usaha Terancam Dicabut
-
Analis: Isu Pergantian Gubernur BI Picu Kekhawatiran Investor Global, Risikonya Besar
-
Isu Reshuffle Menkeu-Gubernur BI, INDEF Ingatkan Risiko Ekonomi RI Terguncang
-
DC Solusiku Gunakan Intimidasi? OJK Turun Tangan Selidiki Dugaan Pelanggaran