Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan meninjau beberapa titik di Kabupaten Tuban dalam kunjungan kerjanya di Jawa Timur pada 9-11 November 2015.
Berdasarkan keterangan Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden yang diterima di Jakarta, Rabu (11/11/2015), Presiden diagendakan untuk meninjau PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) Kabupaten Tuban.
Presiden dijadwalkan hadir dalam peninjauan tersebut pada sekitar pukul 11.00 WIB.
Selanjutnya pada pukul 15.00 WIB, Presiden Jokowi dijadwalkan hadir di Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Kawasan Industri Terpadu dan Deep Sea Port Kabupaten Gresik.
Pada kesempatan itu Presiden akan meluncurkan Program Penciptaan Lapangan Kerja Melalui Sinergi Investasi dengan Pondok Pesantren.
Hari ini akan menjadi hari terakhir kunjungan kerja Presiden Jokowi di Jawa Timur, Presiden dan rombongan pada sore harinya akan menuju Bandar Udara Internasional Juanda, Sidoarjo.
Pada pukul 18.00 WIB, Presiden dan rombongan berangkat menuju Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan RI.
Presiden Jokowi dijadwalkan tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 19.20 WIB. (Antara)
Berita Terkait
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
-
Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban
-
Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya
-
Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT
-
DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu
-
Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya
-
Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi
-
Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli