Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan kunjungan ke perusahaan tambang emas PT Freeport Indonesia di Mimika, Papua dalam rangka sosialisasi industri pasar modal.
"Kita diundang 'site visit' ke sini (Freeport Indonesia) untuk melihat langsung wilayahnya. Di sela kunjungan, mereka memang menanyakan beberapa hal mengenai pasar modal. Ya kita jelaskan, kita sosialisasi juga mengenai pasar modal," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat ketika dihubungi di Jakarta, Selasa.
Dalam kunjungan itu, dia mengemukakan, BEI memaparkan mekanisme pelaksanaan penawaran umum perdana saham atau "initial public offering" (IPO) di pasar modal Indonesia. Namun, keputusan pelaksanaan IPO tergantung dari keputusan manajemennya.
Sementara itu, Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan bahwa tata kelola, disiplin kerja, dan teknologi pengelolaan infrastruktur serta efektifitas pengolahan sumber daya yang dikelola Freeport Indonesia cukup bagus.
"Saya sempat masuk ke tambang bawah tanah (underground mining) yang hampir 2.000-an meter, dan panjang terowongannya sudah lebih dari 600 km. Dioperasikan secara otomatis, jadi aman buat pekerja," paparnya.
Sebelumnya, Tito Sulistio juga pernah mengatakan bahwa sudah seharusnya perusahaan asing maupun anak usaha yang mengelola sumber daya alam Indonesia dinikmati juga oleh masyarakat Indonesia.
Menurut dia, dengan dicatatkannya saham PT Freeport Indonesia di Bursae Efek Indonesa juga akan mendorong kinerja industri pasar modal domestik menjadi lebih baik sekaligus dapat menarik minat masyarakat untuk masuk ke pasar modal. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Tembus 1.134 Konsultasi, Posko THR Kemnaker Kini Layani Pengaduan Pekerja
-
Hutama Karya Jamin Jalur TarutungSibolga Siap Dilalui Pemudik
-
Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II
-
Danantara Tunjuk Perusahaan China Garap Proyek Listrik Jadi Sampah di Bogor
-
Harga Minyak Dunia Membara, RI Mulai Lirik Pasokan dari Rusia? Begini Kata Wamen ESDM
-
Waspada! IHSG Bisa Menuju Level 6.000 Lagi, Ini Pemicunya
-
OJK Bakal Rombak Aturan Papan Pemantauan Khusus, Sinyal Positif bagi Investor?
-
Pemerintah Genjot Energi Alternatif dari Singkong, Tebu, Jagung, dan Sawit
-
BRI KKB Tawarkan Bunga Mulai 2,85% Flat, Kredit Mobil Baru Kini Bisa Diajukan Lewat BRImo