Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (18/2/2016) dibuka naik sebesar 18,53 poin mendapat sentimen positif dari harga minyakmentah dunia yang meningkat.
IHSG BEI dibuka naik 18,53 poin atau 0,39 persen menjadi 4.784,04. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak menguat 4,56 poin (0,55 persen) menjadi 840,09.
Analis Reliance Securities Lanjar Nafi di Jakarta, Kamis (18/2/2016) mengatakan bahwa IHSG bergerak menguat menyusul harga minyak dunia yang bergerak menguat setelah dukungan Iran kepada Rusia dan Arab Saudi untuk membekukan produksi minyaknya.
Harga minyak mentah dunia jenis WTI crude pada Kamis (18/2/2016) terpantau naik sebesar 1,60 persen menjadi 31,15 dolar AS per barel dan Brent crude naik 0,99 persen menjadi 34,84 dolar AS per barel.
Selain itu, lanjut Lanjar Nafi, pertemuan kebijakan Bank Sentral AS atau Federal Reserve menyatakan bahwa Amerika Serikat bisa saja merubah arah kebijakan moneternya pada tahun ini apabila perlambatan ekonomi global masih menjadi ancaman memberikan dukungan terhadap momentum penguatan bursa-bursa saham global, termasuk IHSG.
Dari dalam negeri, Lanjar Nafi mengemukakan bahwa pada hari Kamis (18/2) Bank Indonesia juga akan mengumumkan tingkat suku bunga acuan (BI rate) yang diharapkan kembali diturunkan.
"Investor saham di dalam negeri sedang menanti arah kebijakan moneter BI ke depannya," katanya.
Secara teknikal, lanjut dia, pergerakan IHSG masih cenderung berada dalam area konsolidasi dengan potensi penguatan. Diperkirakan IHSG masih membuka peluang penguatan di kisraan 4.685-4.800 poin.
Sementara itu, Tim Riset Sinarmas Sekuritas dalam kajiannya mengemukakan bahwa kabar mengenai penyerapan belanja pemerintah yang naik menyumbang sentimen positif bagi pasar saham, situasi itu mengindikasikan eksekusi proyek-proyek infrastruktur berjalan lancar. Realisasi belanja negara telah mencapai Rp164,9 triliun.
"Secara teknikal indeks BEI pada hari ini diprediksi bergerak di kisaran 4.710-4.817 poin," paparnya.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng naik 469,22 poin (2,48 persen) ke level 19.393,79, dan indeks Nikkei menguat 402,94 poin (2,54 persen) ke level 16.239,86, Straits Times menguat 44,63 poin (1,70 persen) ke posisi 2.657,74. (Antara)
Berita Terkait
-
Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode
-
IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan
-
IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar
-
Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex Naik, ESDM Ungkap Penyebabnya