Suara.com - Arab Saudi, eksportir minyak mentah terbesar di dunia, pada Rabu (2/3/2016) menaikkan harga minyak untuk penyerahan April ke Asia dan Eropa, tetapi sedikit menurunkan harga untuk pengiriman ke Amerika Serikat.
Langkah ini dilakukan setelah harga minyak membuat beberapa keuntungan dengan minyak mentah Brent North Sea mencapai 37 dolar AS per barel, dan patokan AS minyak mentah light sweet atau WTI menembus 34 dolar AS per barel.
Konglomerat minyak nasional Aramco mengatakan harga minyak mentah Arab light untuk Asia dinaikkan 0,25 dolar AS per barel mulai Maret tetapi tetap 0,75 dolar AS per barel di bawah harga patokan.
Minyak mentah grade (kualitas) "super light" dan "extra light" juga dinaikkan, Aramco mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Asia, terutama Tiongkok, tetap menjadi pasar terbesar untuk Arab Saudi dan mitra-mitranya di Teluk serta telah melihat persaingan yang ketat di pasar yang sedang kelebihan pasokan.
Untuk Eropa barat laut, minyak mentah Arab light naik 0,35 dolar AS per barel, tetapi tetap 4,60 dolar AS per barel di bawah harga patokan, kata pernyataan itu.
Semua grade lainnya dinaikkan 0,20 dolar AS per barel tapi masih tetap jauh di bawah harga patokan, kata Aramco.
Kerajaan sedikit menurunkan harga untuk April semua grade ekspor ke Amerika Serikat sebesar antara 0,20 dolar AS hingga 0,30 dolar AS per barel.
Untuk pengiriman ke Timur Tengah, Riyadh sedikit memotong harga kedua grade tapi mempertahankan dua grade lainnya tidak berubah. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Seluruh Hotel Milik BUMN Kini Dipegang InJourney
-
OJK Setujui Merger BPR Ophir dan BPR Swadaya Anak Nagari, Ini Tujuannya
-
IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Saham-saham Ini Bisa Jadi Cuan?
-
Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Harga Minyak Dunia Kembali Naik
-
Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?
-
Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong
-
Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI
-
Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris